Komunitas SAR Surabaya sebut Kondisi El-Nino sebagai Tantangan Relawan

  • 01 Jul 2026 22:02 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya : Komunitas Relawan SAR (Search and Rescue) Surabaya menilai kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini yang masih mengalami El-Nino menjadi tantangan utama pihaknya dalam melalukan penanganan mitigasi kebencanaan di Surabaya bahkan Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Ketua Umum SAR Surabaya, Tirta Muhammad Rizki saat di wawancara RRI Rabu 1 Juli 2026. Tirta mengatakan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan penanganan khusus bagi kemarau panjang dan potensi kebakaran hutan.

Dirinya menyebut ada beberapa titik rawan yang menjadi fokus utama di wilayah Jatim seperti Situbondo, Lumajang, Probolinggo, Madura, dan Bojonegoro. Untuk Kota Surabaya sendiri dirinya memperkirakan akan terjadi kekeringan yang merata.

“Untuk wilayah Jatim sendiri kami fokuskan dibeberapa wilayah seperti Situbondo, Lumajang, Probolinggo, Madura itu ada beberapa wilayah, dan juga Bojonegoro. Disamping itu untuk Surabaya sendiri kita melihat kekeringannya merata, dan kami sudah antisipasi itu,” ungkapnya.

Untuk itu di area Surabaya saja pihaknya menyiagakan relawan yang tergabung pada kelompok Potensi SAR dengan total jumlah personel sebanyak 100 relawan. Jumlah tersebut masih belum termasuk tambahan personel dari Mapala.

“Kita sejauh ini ya memanfaatkan Potensi SAR, saat ini untuk pengurus inti saja sebanyak 20 orang, tapi kalau total relawan yang ada total sebanyak 100 orang relawan. Itu belum tambahan rekan-rekan dari Mapala yang ada di setiap kampus di Surabaya yang terkoordinir dengan kami,” ujarnya.

Selain mengandalkan Potensi SAR ataupun relawan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi maupun Kota, dan juga stakeholder terkait dalam upaya pencegahan potensi bencana.

“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD kota maupun provinsi, karena untuk penanganan El-Nino ini tentu kita tidak bisa sendirian, ada beberapa program pelatihan di beberapa tempat yang telah kami laksanakan juga beberapa waktu lalu,” ucapnya.

Dirinya juga berharap langkah serupa juga di maksimalkan oleh masyarakat dengan ikut berkontribusi bersama sehingga proses penanggulangan kebencanaan kemarau panjang kali ini dapat berjalan maksimal dan mampu menekan angka korban terdampak.

“Dan yang terpenting adalah peran dari masyarakat, semakin banyak pihak yang berkontribusi pada upaya mitigasi kebencanaan ini, tentunya akan semakin memudahkan proses evakuasi ketika seandainya nanti terjadi bencana akibat El-Nino,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....