Tradisi Brayakan Mewarnai Peringatan Maulid Nabi di Surabaya
- 02 Sep 2026 18:37 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Tradisi brayakan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam 1448 Hijriah di Surabaya. Sebanyak 1.400 anggota dan keluarga besar Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Surabaya mengikuti kegiatan di Convention Hall Surabaya, Rabu, 2 September 2026.
Gebyar Hari Besar Islam bertajuk “PKK Bersholawat, Meraih Cinta dan Syafaat Nabi Muhammad” tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Sebanyak 2.233 barang berupa perlengkapan rumah tangga, makanan ringan, dan sabun dibagikan kepada peserta. Jumlah barang yang dibagikan melebihi jumlah peserta yang hadir sebagai wujud semangat berbagi.
Tradisi brayakan menjadi bagian dari upaya menjaga kearifan lokal Surabaya sekaligus memperkuat semangat berbagi dan gotong royong yang menjadi ciri khas warga Kota Pahlawan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, peringatan Maulid Nabi tidak cukup hanya dimaknai dengan bersholawat.
" Momentum tersebut harus diwujudkan melalui keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari."ujarnya.
Nilai keteladanan tersebut mencakup kejujuran, kepedulian, toleransi, persaudaraan, dan keberanian untuk memperbaiki sesuatu yang tidak benar. Ia mengajak warga meneladani akhlak Nabi dengan menjaga persaudaraan dan memberi manfaat bagi orang lain.
Eri menegaskan, kekuatan pembangunan Kota Surabaya tidak hanya berasal dari pemerintah, tetapi juga dari kepedulian masyarakat. Surabaya menjadi kuat karena masyarakatnya saling membantu, saling menjaga, dan saling peduli.
Karena itu, Eri mendorong kader PKK menjadi penggerak pembangunan hingga tingkat lingkungan. Para kader diharapkan mengenali kondisi warga dan memastikan masyarakat yang membutuhkan memperoleh perhatian serta program pemerintah.
Ia juga mengajak masyarakat memperkuat budaya infak dan sedekah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Sedekah tidak perlu dilihat dari nilainya, sesuaikan dengan kemampuan dan yang penting ikhlas.
Eri berharap potensi zakat, infak, dan sedekah di Surabaya dapat dikelola semakin optimal untuk membantu warga yang membutuhkan. Zakat yang terkumpul di Surabaya harus diprioritaskan untuk membantu warga Surabaya.
Ia juga mengajak warga berani memperbaiki sesuatu yang tidak sesuai sebagai bentuk keteladanan terhadap Rasulullah. Warga Surabaya diminta tidak diam ketika ada yang tidak benar.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani mengatakan, tema PKK Bersholawat menjadi pengingat untuk memperkuat nilai spiritual dan kepedulian sosial.
"Kegiatan Maulid Nabi bersama PKK Surabaya tahun ini merupakan pelaksanaan untuk keempat kalinya." Akata Rini.
Rini menyebut tradisi brayakan menjadi wujud sederhana semangat berbagi dalam peringatan Maulid Nabi. Ia mengapresiasi seluruh pengurus PKK kecamatan dan kelurahan yang mendukung program Pemkot Surabaya dan mengajak kader menjaga kebersamaan, ketulusan, dan keikhlasan dalam pengabdian kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....