Kemenkraf Dorong Festival Kuliner Angkat Potensi Wisata Nusantara

  • 31 Jul 2026 13:11 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) memiliki 125 event budaya secara nasional, 11 diantaranya dari Jawa Timur. Namun sayangnya, event kuliner masih minim, padahal tercatat ada lebih dari 3 ribu makanan khas di Indonesia.

Oleh karena itu, Kemenkraf mendorong agar event kuliner gencar digelar, sehingga kuliner kuliner khas nusantara, semakin dikenal. Salah satunya Festival Rujak Uleg yang setiap tahun diadakan Kota Surabaya, kini telah masuk dalam Kalender Event Nusantara (KEN).

Kepala Bidang Promosi dan Kemitraan Pelaksanaan Event Daerah, Kemenkraf, Eni Komiarti mengakui, sebagian besar event-event adalah budaya. Meskipun, hal itu juga berseiring dengan kuliner atau makanan khas daerah setempat.

"Tapi ini memang perlu dimunculkan sendiri. Jadi perlu ditingkatkan event kuliner, kemudian event-event yang sudah ada, yang banyak di Jawa Timur ini," ujarnya kepada RRI Surabaya, Jumat 31 Juli 2026.

Keberadaan event di daerah, perlu didorong oleh semua lapisan masyarakat, untuk mempromosikan dan mempublikasikan melalui media sosial. Eni Komiarti menilai, dibutuhkan pentahelix, dalam menyebarkan setiap event yang ada melalui media digital.

"Nah, ini yang perlu dibantu oleh semua rekan-rekan, semua pentaheliks, untuk mempromosikan. Terkait jadwal, kemudian narasinya, kemudian bagaimana event itu berjalan," katanya.

Oleh karena itu, Kemenkraf mengajak masyarakat menjadi promotor event, melalui 'Sosialisasi Strategi Promosi Event Daerah di Era Digital". Para peserta diajarkan, bagaimana mempromosikan event wisata yang ada di daerah masing masing.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Komisi VII DPR RI yang juga membidangi pariwisata dan ekonomi kreatif. Anggota Komisi VII Bambang Haryo Soekartono, mengajak masyarakat bersama sama mempromosikan beragam event ekonomi kreatif di wilayahnya.

"Tentu juga kita harapkan masyarakat semua di Jawa Timur bisa tahu tentang kalender event itu. Kalender event itu oleh mereka disosialisasikan melalui media sosialnya mereka sendiri," ungkapnya.

Pihaknya kini mendorong kuliner daerah, semakin dimunculkan atau dieksplor, agar tidak hanya dikenal secara nasional bahkan global. Bambang Haryo mencontohkan Jatim, yang memiliki sekitar 500 kuliner khas, namun hanya beberapa yang dikenal.

"Jadi mudah-mudahan itu bisa (dieksplor, red), dan itu menjadi tujuan wisata bagi masyarakat, terutama domestik dulu, setelah itu internasional juga," harapnya.

Beberapa contoh kuliner khas Jatim yang dikenal hingga mancanegara adalah Rawon, Sate Madura dan Rujak Uleg. Sedangkan yang dikenal secara nasional, selain tiga itu, ada Soto Lamongan, Lontong Balap, hingga Bakwan Malang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....