Sambangi Paguyuban Purbaya, Wali Kota Eri Pastikan Pemerataan Tampil bagi Seniman

  • 27 Jul 2026 12:40 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat komitmen melestarikan seni budaya Jawa Timur sekaligus mendorong regenerasi seniman muda melalui penyediaan ruang publik sebagai tempat berkesenian. Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menghadiri Sarasehan Seniman Reog dan Jaranan se-Surabaya di Sanggar Paguyuban Reog Purbaya, Rungkut Asri, Minggu, 26 Juli 2026.

Eri mengatakan penguatan seni budaya menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda agar tidak mudah terpengaruh budaya asing. "Maka pembentukan karakter ini akan kita buka. Banyak tempat nanti, baik taman maupun pendopo kelurahan dan kecamatan, bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan seni budaya," kata Eri.

Ia menginstruksikan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) menyediakan ruang latihan maupun pertunjukan bagi kelompok seni tradisional. Menurutnya, regenerasi tidak cukup dilakukan dengan mendirikan sanggar, tetapi juga memberi kesempatan kepada anak-anak dan seniman muda tampil secara rutin di ruang publik.

"Harapan saya anak-anak Surabaya memiliki karakter yang kuat dan tidak lagi dijajah oleh seni budaya asing," ujarnya.

Selain itu, Eri mengingatkan pentingnya menjaga persatuan antarseniman melalui wadah paguyuban agar pembinaan berjalan merata. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah yang membutuhkan pertunjukan seni berkoordinasi melalui paguyuban resmi, bukan mengundang kelompok secara perseorangan.

"Saya ingin apabila Pemkot mengundang harus lewat paguyuban untuk menjaga pemerataan dan keadilan bagi seluruh kelompok seni," tegasnya.

Pemkot Surabaya juga berencana memperluas panggung bagi pelaku seni tradisional agar mampu meningkatkan kesejahteraan melalui karya mereka. Melihat prestasi Paguyuban Reog Purbaya yang meraih juara ketiga Festival Reog Nasional di Ponorogo, Eri berencana menggelar kompetisi Reog dan Jaranan berskala Jawa Timur hingga nasional di Surabaya.

"Ke depan kami ingin menggelar kompetisi Reog dan Jaranan skala besar di Surabaya agar semangat para seniman semakin tumbuh," katanya.

Pembina Paguyuban Reog Purbaya, Heru Sancoko, mengapresiasi perhatian Pemkot Surabaya terhadap pelestarian seni tradisional. Menurutnya, Purbaya yang menaungi 47 grup Reog dan 10 grup Jaranan siap bersinergi dengan pemerintah untuk menjaga keberlangsungan seni budaya sekaligus mencetak generasi penerus.

"Kami berharap kesenian Reog dan Jaranan tidak hanya eksis di Surabaya, tetapi juga mampu membawa nama baik Kota Surabaya di tingkat yang lebih luas," ujar Heru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....