SMAN 4 Sidoarjo Tampilkan Kreativitas Ekstrakurikuler dan Guru Inspiratif

  • 22 Jul 2026 07:17 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Sidoarjo – SMA Negeri 4 Sidoarjo menggelar Demonstrasi Ekstrakurikuler yang dikemas meriah sebagai bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan tersebut menjadi ajang memperkenalkan berbagai organisasi siswa sekaligus mengenalkan para guru kepada peserta didik baru melalui konsep yang kreatif, interaktif, dan edukatif.

‎Berbagai ekstrakurikuler menampilkan kemampuan terbaiknya di hadapan ribuan siswa baru. Mulai dari Tari Candra Arum yang membawakan kisah budaya "Wanci Kahuripan", Pramuka dengan formasi semaphore bertema Nusantara, Teater yang mengangkat perjuangan seorang ibu demi pendidikan anaknya, hingga Paskibra yang memamerkan sederet prestasi sebelum menampilkan atraksi bertema kepahlawanan.

‎Penampilan Cheerleaders, Taekwondo, Kurash, dan Sepak Bola turut menyemarakkan suasana sekaligus memperkenalkan karakter masing-masing organisasi kepada peserta MPLS.

‎Ketua Panitia MPLS SMAN 4 Sidoarjo, Tsabitah Zahra mengatakan kegiatan Demos dirancang agar siswa baru dapat mengenal lingkungan sekolah dengan cara yang menyenangkan sekaligus mendorong mereka aktif mengembangkan minat dan bakat.

‎"Melalui demonstrasi ekstrakurikuler ini kami ingin siswa baru mengetahui berbagai pilihan kegiatan yang tersedia di sekolah. Harapannya mereka tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga aktif mengembangkan potensi diri melalui organisasi maupun ekstrakurikuler," ujarnya dalam keterangan yang diterima, Selasa 21 Juli 2026.

‎Usai demonstrasi ekstrakurikuler, kegiatan dilanjutkan dengan parade perkenalan guru dan tenaga kependidikan. Berbeda dari konsep formal, setiap kelompok guru tampil menggunakan tema sesuai mata pelajaran masing-masing.

‎Guru agama menampilkan pesan toleransi, guru Biologi dan Matematika mengajak siswa mengikuti permainan edukatif, sementara guru Bahasa Jepang, Mandarin, dan Bahasa Inggris hadir dengan kostum khas negara masing-masing. Penampilan guru PJOK hingga Seni Budaya yang mengusung konsep komedi berhasil mencairkan suasana dan mendapat sambutan meriah dari siswa.

‎Kepala SMAN 4 Sidoarjo Karyanto, menilai pendekatan kreatif dalam MPLS menjadi sarana membangun kedekatan antara guru dan peserta didik sejak hari pertama di sekolah.

‎"Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang ramah, menyenangkan, sekaligus membangun karakter. Dengan suasana yang akrab sejak awal, diharapkan siswa lebih percaya diri dan termotivasi mengikuti proses pembelajaran selama tiga tahun ke depan," katanya.

‎Melalui kegiatan tersebut, SMAN 4 Sidoarjo berharap peserta didik baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga terdorong aktif berorganisasi, menghargai keberagaman, serta mengembangkan potensi akademik maupun non akademik selama menempuh pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....