Masih Bisa Dikunjungi, ARCHIVEPELAGO Garin Nugroho Berakhir Besok
- 13 Jul 2026 11:33 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pameran ARCHIVEPELAGO: Jalan Persemaian Garin Nugroho masih dapat dikunjungi hingga 14 Juli 2026 di Galeri Bulaksumur, Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM. Pameran yang berlangsung sejak 25 Juni 2026 ini dibuka setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB.
Mengusung tema "45 Tahun Merekam Indonesia", pameran ini mengajak pengunjung menelusuri perjalanan kreatif sutradara Garin Nugroho selama lebih dari empat dekade. Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui akun Instagram resmi @garinworkshop, pengunjung dapat melihat beragam arsip, artefak film, karya audiovisual, hingga dokumentasi proses kreatif yang menjadi bagian dari perjalanan berkarya Garin.
Tidak hanya menampilkan karya film, ARCHIVEPELAGO juga menyajikan foto, poster, naskah, tulisan, hingga berbagai benda yang pernah digunakan dalam proses produksi. Seluruh materi tersebut dikemas menjadi pengalaman pameran yang memungkinkan pengunjung memahami hubungan antara seni, sejarah, dan kebudayaan melalui karya-karya Garin Nugroho.
Kurasi pameran membagi perjalanan Garin Nugroho ke dalam beberapa fase berkarya selama 45 tahun. Setiap fase memperlihatkan perkembangan gagasan, pendekatan artistik, hingga kontribusinya dalam membangun ekosistem seni dan perfilman Indonesia, lengkap dengan tayangan dokumentasi serta refleksi sang sutradara mengenai proses kreatifnya.
Pameran ini juga menjadi ruang untuk melihat Garin Nugroho bukan hanya sebagai pembuat film, tetapi sebagai sosok yang aktif membangun jejaring kebudayaan melalui pendidikan, festival, riset, dan kolaborasi lintas disiplin. Kehadiran arsip-arsip tersebut memperlihatkan bagaimana karya seni dapat menjadi catatan perjalanan sosial dan budaya Indonesia dari masa ke masa.
Selain pameran, acara ini juga sempat dilengkapi dengan workshop, exhibition tour, diskusi, serta pemutaran film pendek. Beberapa kolaborator yang juga sebagai praktisi dalam ekosistem film dan seni turut dilibatkan seperti, Jompet Kuswidanato, Ryan Ajayanto, dan Septina Rosalina Layan.
Masyarakat yang ingin mengunjungi pameran masih memiliki kesempatan hingga esok hari. Selain menikmati koleksi arsip, pengunjung juga dapat mengikuti rangkaian program publik yang telah diselenggarakan selama masa pameran, sekaligus mengenal lebih dekat proses kreatif salah satu sineas Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....