Ojigi, Budaya Membungkuk yang Diterapkan Perusahaan Jepang

  • 19 Jun 2026 08:54 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Perusahaan-perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia tidak hanya membawa teknologi dan sistem kerja, tetapi juga budaya yang menjadi bagian dari etika profesional. Salah satunya adalah ojigi, tradisi membungkuk yang dikenal luas sebagai bentuk penghormatan dalam budaya Jepang.

Di sejumlah perusahaan Jepang, budaya tersebut turut diperkenalkan kepada karyawan lokal sebagai bagian dari tata krama di lingkungan kerja. Ojigi umumnya dilakukan saat menyapa rekan kerja, mengucapkan terima kasih, meminta maaf, maupun saat bertemu dengan pelanggan.

Menurut Japan National Tourism Organization (JNTO), ojigi merupakan salah satu etiket penting dalam budaya Jepang yang mencerminkan rasa hormat dan kesopanan kepada orang lain. "Ojigi merupakan bagian penting dari budaya Jepang dan digunakan dalam berbagai kesempatan untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang lain," kata JNTO dalam informasi yang dipublikasikan melalui laman resminya.

Selain budaya membungkuk, perusahaan Jepang juga dikenal menerapkan nilai disiplin, ketepatan waktu, dan kerja sama tim. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari budaya kerja yang telah berkembang di Jepang dan diterapkan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Lembaga Bahasa Internasional Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia menyebut budaya kerja Jepang menekankan tanggung jawab, komunikasi yang baik, serta penghormatan terhadap sesama. Penerapan nilai tersebut diyakini dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja yang tertib dan produktif.

Meski berasal dari budaya yang berbeda, ojigi menjadi salah satu contoh bagaimana nilai kesopanan dan penghormatan dapat diterapkan dalam dunia kerja modern. Kehadiran perusahaan Jepang di Indonesia juga membuka ruang pertukaran budaya yang memperkaya pengalaman para pekerja di lingkungan multinasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....