Macapat: Bedah Kisah Suksesi Mataram dalam Serat Centhini

  • 15 Apr 2026 23:07 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Program siaran Macapat Pro 4 RRI Surabaya kembali menyuguhkan ruang edukasi budaya yang mendalam bagi para pecinta sastra Jawa. Dalam edisi Rabu 15 April 2026, siaran ini menghadirkan narasumber Ki Alfaris Suwondo Saputro, Kasi Umum Yayasan Macapat Among Tani Mojopahit, Trowulan, Mojokerto.

Topik yang diangkat kali ini cukup krusial dalam lini masa sejarah kerajaan Mataram Islam, yakni membedah babak “Surudipun Panembahan Senopati kalajengaken Sultan Hanyakrawati Jumeneng” yang bersumber dari naskah legendaris Serat Centhini.

Dalam paparannya, Ki Alfaris menjelaskan bahwa Serat Centhini bukan sekadar karya sastra tentang pengembaraan, melainkan ensiklopedia kehidupan yang mencatat peristiwa-peristiwa besar, termasuk transisi kekuasaan di Mataram.

Pembahasan dimulai dengan surud atau wafatnya Panembahan Senopati, pendiri sekaligus raja pertama Mataram Islam. Ki Alfaris menekankan bahwa momen ini merupakan titik balik penting di mana nilai-nilai kepemimpinan mulai diestafetkan kepada generasi berikutnya.

"Wafatnya Panembahan Senopati meninggalkan warisan wilayah yang luas dan fondasi spiritual yang kuat. Proses suksesi menuju kepemimpinan Sultan Hanyakrawati (Mas Jolang) membawa pesan moral tentang ketaatan pada wasiat leluhur dan kesiapan memikul beban rakyat," ujar Ki Alfaris di Studio Pro 4 RRI Surabaya.

Lebih lanjut, Ki Alfaris membedah bagaimana Sultan Hanyakrawati jumeneng (naik takhta) dengan tantangan yang tidak mudah. Melalui tembang-tembang macapat yang dilantunkan, digambarkan bahwa sosok Sultan Hanyakrawati adalah pemimpin yang tekun dalam menata administrasi kerajaan dan sangat memperhatikan kesejahteraan rakyatnya, meski masa pemerintahannya tergolong singkat.

"Naskah seperti Serat Centhini ini mengandung ajaran sangkan paraning dumadi. Kami di Trowulan terus berupaya agar teks-teks kuno ini tetap relevan dan bisa dinikmati lewat media seperti radio," tambah Ki Alfaris.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....