Jamu Indonesia Diakui Dunia Sebagai Warisan Budaya UNESCO
- 04 Apr 2026 19:02 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya- Dilansir dari laman resmi Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, budaya sehat Jamu resmi diinskripsi dalam daftar UNESCO sebagai Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity pada 6 Desember 2023. Penetapan tersebut berlangsung dalam sidang Komite Warisan Budaya Takbenda ke-18 di Kasane.
Pengakuan ini menegaskan bahwa Jamu bukan sekadar minuman herbal, melainkan bagian dari sistem pengetahuan, praktik sosial, serta nilai budaya yang telah diwariskan turun-temurun di Indonesia. Jamu juga merepresentasikan hubungan harmonis antara manusia dan alam dalam menjaga kesehatan dan keseimbangan hidup.
Dalam konsepnya, Jamu memiliki pendekatan keseimbangan antara unsur panas dan dingin dalam tubuh. Ramuan herbal digunakan untuk menjaga kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga membantu proses penyembuhan berbagai penyakit secara alami.
Sejarah Jamu di Nusantara telah berlangsung sejak abad ke-8, yang dibuktikan melalui relief di Candi Borobudur. Selain itu, berbagai naskah kuno seperti Kakawin Ramayana dan Serat Centhini juga mencatat praktik pengobatan tradisional berbasis tanaman obat yang menjadi cikal bakal Jamu.
Bahan utama Jamu berasal dari kekayaan hayati Indonesia, terutama tanaman keluarga Zingiberaceae seperti jahe, kunyit, kencur, dan lengkuas. Proses pembuatannya masih mempertahankan teknik tradisional, mulai dari menumbuk, merebus, hingga meracik ramuan yang dilakukan secara turun-temurun oleh masyarakat.
Dengan pengakuan global ini, Jamu semakin ditegaskan sebagai warisan budaya sekaligus potensi pengembangan kesehatan modern berbasis kearifan lokal. Upaya pelestarian dan inovasi diharapkan mampu menjaga eksistensi Jamu agar tetap relevan bagi generasi masa kini dan mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....