OPOP Jatim Bawa Produk Pesantren Tembus China
- 23 Jan 2026 12:55 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Program One Pesantren One Product (OPOP), menggelar lawatan bisnis internasional (OPOP Business Trip). Ini adalah tahun kedua, program OPOP diperkenalkan hingga mancanegara. Sekjen OPOP Jatim Mohammad Ghofirin kepada RRI Surabaya pada Jumat, 23 Januari 2026 mengatakan, tahun ini OPOP lawatan ke China. Kota yang disinggahi adalah, Hongkong, Shenzhen, Zhuhai, Macau dan Guanzhou.
"Pada tahun ini adalah tahun kedua di mana OPOP Jawa Timur menyelenggarakan lawatan bisnis internasional. Tahun ini kita melaksanakan bisnis ke wilayah Hongkong dan China," katanya.
Bisnis internasional ini dilaksanakan sejak tanggal 22 sampai 27 Januari 2026. Dalam lawatan di Hongkong dan Guangzhou, para peserta OPOP disambut baik oleh Konsulat Jenderal (KJRI) setempat. "Berkenan untuk menerima delegasi OPOP Jawa Timur. Dan memaparkan potensi, peluang emas untuk mengenalkan, sekaligus memasarkan produk-produk yang dihasilkan oleh pesantren di Jawa Timur," katanya.
Tahun 2026 ini, diikuti sebanyak 40 peserta, terdiri dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur yang tergabung dalam program OPOP. Ghofirin mengapresiasi semangat pesantren, dalam mewujudkan kemandirian ekonomi. "Ini sebagai bukti wujud nyata betapa geliat ekonomi di pondok pesantren sangat maju, dan benar-benar ingin mewujudkan cita-cita kemandirian ekonomi pondok pesantren," ujarnya.
OPOP merupakan program yang diinisiasi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Ghofirin berharap, program ini akan memiliki dampak yang semakin luas, tidak hanya pesantrennya, namun juga lingkungan sekitarnya.
"Mudah-mudahan sambung doa semuanya agar program ini mendatangkan manfaat yang besar-besarnya. Baik untuk peningkatan perekonomian pondok pesantren maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di sekitar pesantren," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....