Pertamina Patra Niaga Ubah Limbah Jadi Briket
- 14 Jul 2025 18:52 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus melalui Fuel Terminal Tuban meluncurkan program Kang Ebit (Kampung Eco-Briket), inovasi pengolahan limbah organik menjadi briket ramah lingkungan yang bernilai ekonomi.
Program ini memanfaatkan limbah lokal seperti siwalan dan batok kelapa yang biasa terbuang untuk diolah menjadi briket berkualitas yang kini telah dipasarkan ke berbagai wilayah di Indonesia.
“Kehadiran briket ramah lingkungan ini tidak hanya memberikan solusi alternatif terhadap bahan bakar fosil, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal,” ujar Alek Mashadi dari Bapperida Tuban.
Selain fokus pada lingkungan, Kang Ebit juga memberdayakan kelompok rentan, seperti ibu rumah tangga, lansia produktif, dan pemuda tidak produktif. Mereka dilatih untuk terlibat dalam seluruh proses produksi, mulai dari pengumpulan bahan hingga pemasaran.
“Program Kang Ebit adalah wujud nyata kontribusi Pertamina dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB),” kata Rahmad Febriadi, Fuel Terminal Manager Tuban.
Hingga pertengahan 2025, produksi briket mencapai 14 ton per bulan dengan permintaan terus meningkat, terutama dari rumah tangga dan pelaku UMKM.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa Kang Ebit juga mendukung pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) secara bertanggung jawab.
“Kami berharap Kang Ebit bisa menjadi contoh pengelolaan lingkungan di sektor energi, sekaligus berdampak pada ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat,” kata Ahad.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....