Menyelam Sambil Mengelas, Mengenal Profesi Underwater Welder
- 30 Sep 2026 08:50 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Ketika mendengar kata welder atau juru las, sebagian besar orang mungkin membayangkan seorang pekerja yang melakukan pengelasan di bengkel atau proyek konstruksi. Namun, ada profesi yang memiliki tantangan jauh lebih kompleks, yaitu underwater welder atau pengelas bawah air.
Pekerjaan ini menggabungkan dua keahlian sekaligus, yakni teknik pengelasan dan kemampuan penyelaman. Underwater welding merupakan pekerjaan pengelasan yang dilakukan di bawah permukaan air untuk memperbaiki atau menyambungkan struktur yang berada di dalam air.
Pekerjaan tersebut dapat dilakukan pada kapal, pipa, konstruksi lepas pantai, jembatan, hingga berbagai struktur bawah air lainnya. Menjadi underwater welder tidak cukup hanya dengan menguasai teknik las. Pekerja harus mampu bekerja di lingkungan bawah air sekaligus memahami prosedur keselamatan penyelaman.
Mengutip dari jdih.kemnaker.go.id, Kemnaker mencantumkan sejumlah peralatan yang diperlukan untuk pekerjaan underwater wet welding, antara lain alat komunikasi, peralatan selam, peralatan las, dan peralatan kerja. Selain itu, pekerja juga membutuhkan alat pelindung diri, buku petunjuk keselamatan kerja, prosedur kerja standar, serta material las.
Hal tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan underwater welder membutuhkan persiapan yang jauh lebih kompleks dibandingkan pekerjaan pengelasan biasa. Seorang pekerja harus dapat berkomunikasi dengan tim di atas permukaan, menggunakan peralatan penyelaman, mengoperasikan peralatan las, serta mengikuti prosedur keselamatan yang telah ditetapkan.
Secara umum, pengelasan bawah air dapat dilakukan dengan dua metode, yaitu wet welding dan dry welding. Pada wet welding, proses pengelasan dilakukan secara langsung di dalam air.
Metode ini memungkinkan pekerjaan perbaikan dilakukan tanpa harus mengangkat struktur dari dalam air. Sementara itu, dry welding dilakukan di dalam ruang atau habitat khusus yang dibuat agar area pengelasan berada dalam kondisi kering meskipun pekerja tetap berada di bawah air.
Di balik keunikannya, underwater welding merupakan pekerjaan dengan risiko keselamatan yang tinggi. Pekerja harus menghadapi kondisi lingkungan bawah air, keterbatasan jarak pandang, tekanan air, peralatan listrik dan las, serta risiko yang berkaitan dengan aktivitas penyelaman.
Profesi underwater welder pada dasarnya merupakan kombinasi antara welder dan penyelam profesional. Seorang pekerja harus mempunyai kemampuan teknis pengelasan sekaligus kemampuan melakukan pekerjaan penyelaman dengan prosedur keselamatan yang benar.
Karena tingkat keterampilan dan risikonya, pekerjaan ini tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Pelatihan, kompetensi, sertifikasi, pemeriksaan peralatan, komunikasi tim, serta penerapan prosedur K3 menjadi bagian penting sebelum pekerjaan dilakukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....