Mengenal Belangkas, Hewan Laut Purba yang Masih Bertahan hingga Kini
- 21 Sep 2026 14:15 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Di wilayah pesisir Indonesia terdapat berbagai jenis satwa laut yang memiliki bentuk dan karakteristik unik. Salah satunya adalah belangkas, atau yang di sejumlah daerah dikenal dengan sebutan mimi. Hewan ini memiliki bentuk tubuh yang khas, yaitu lebar dan pipih dengan ekor panjang menyerupai duri. Meskipun sering disebut horseshoe crab atau kepiting tapal kuda, belangkas sebenarnya bukanlah kepiting.
Mengutip dari website ksdae.menlhk.go.id melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, belangkas termasuk kelompok chelicerate, kelompok hewan yang juga mencakup laba-laba, kalajengking, dan tungau. Dengan demikian, secara kekerabatan belangkas justru lebih dekat dengan kelompok arachnida dibandingkan kepiting dan udang-udangan.
Belangkas merupakan hewan yang hidup di dasar perairan, terutama kawasan yang memiliki substrat pasir dan lumpur. Habitat seperti perairan dangkal, pesisir, serta wilayah estuari menjadi lingkungan penting bagi kehidupan belangkas. Salah satu hal yang membuat belangkas menarik adalah sejarah evolusinya yang sangat panjang. Hewan ini sering disebut sebagai “fosil hidup” karena bentuk tubuhnya relatif mempertahankan karakteristik yang telah ada sejak jutaan tahun lalu.
Mengutip dari website ksdae.menlhk.go.id juga menyebutkan bahwa belangkas juga terkenal karena memiliki darah berwarna biru. Berbeda dengan manusia yang menggunakan hemoglobin berbasis zat besi untuk membawa oksigen, darah belangkas menggunakan hemosianin yang mengandung tembaga. Ketika berikatan dengan oksigen, senyawa tersebut membuat darah belangkas tampak berwarna biru kehijauan.
Keunikan tersebut bukan sekadar menarik untuk dipelajari. Darah belangkas memiliki komponen bernama amebosit yang dapat bereaksi terhadap keberadaan bakteri atau endotoksin tertentu. Karena karakteristik tersebut, komponen darah belangkas telah lama dimanfaatkan dalam pengujian keamanan berbagai produk medis. Dengan kata lain, hewan yang selama ini mungkin dianggap aneh atau tidak biasa ternyata memiliki peran penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan bidang kesehatan.
Belangkas merupakan salah satu satwa laut Indonesia yang memiliki keunikan luar biasa. Hewan yang bentuknya menyerupai kepiting tapal kuda ini sebenarnya bukan kepiting, melainkan termasuk kelompok chelicerate yang masih berkerabat dengan arachnida.
Selain dikenal sebagai “fosil hidup”, belangkas juga memiliki darah berwarna biru yang mempunyai nilai penting bagi penelitian dan bidang medis. Namun, keberadaannya menghadapi ancaman akibat eksploitasi, perdagangan, kerusakan habitat, dan pencemaran.
Karena itu, keberadaan belangkas perlu dijaga bersama. Perlindungan terhadap tiga jenis belangkas yang terdapat di Indonesia juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan keanekaragaman hayati dan ekosistem pesisir Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....