Bukan Kebal Listrik, Ini Rahasia Burung Bisa Bertengger di Kabel

  • 17 Sep 2026 13:11 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Pernahkah kita memperhatikan burung yang bertengger santai di atas kabel listrik? Pemandangan tersebut mungkin terlihat sederhana, tetapi sebenarnya menyimpan penjelasan menarik tentang bagaimana listrik mengalir. Jika kabel listrik mengandung tegangan yang sangat tinggi, mengapa burung yang berdiri di atasnya tidak langsung tersengat listrik?

Listrik dapat mengalir melalui suatu benda apabila terdapat perbedaan potensial atau tegangan antara dua titik. Ketika seekor burung bertengger pada satu kabel, kedua kakinya menyentuh kabel yang sama dan berada pada tegangan yang hampir sama.

Secara sederhana, dapat dibayangkan seperti ini: kabel listrik memiliki tegangan tinggi terhadap tanah, tetapi burung yang berada di atas satu kabel ikut berada pada tegangan yang sama. Karena kedua kakinya hampir memiliki tegangan yang sama, tubuh burung tidak menjadi jalur bagi arus listrik yang berarti.

Mengutip dari website web.pln.co.id menjelaskan bahwa burung dan kelelawar dapat tersengat listrik melalui kabel listrik dengan salah satu dari tiga cara berikut ini: i) secara bersamaan menyentuh kabel berenergi dan kabel netral; ii) secara simultan menyentuh dua kabel hidup; dan iii) menyentuh secara bersamaan kabel berenergi dan peralatan lainnya pada tiang atau menara yang terikat ke bumi melalui kabel ground.

Kondisi tersebut juga berkaitan dengan sifat penghantaran listrik. Kabel listrik, terutama yang terbuat dari bahan konduktor seperti tembaga atau aluminium, memiliki hambatan yang sangat rendah dibandingkan tubuh burung.

Artinya, ketika burung hanya menyentuh satu kabel, arus listrik tetap lebih mudah mengalir sepanjang kabel daripada melewati tubuh burung. Bukan berarti burung selalu aman ketika berada di dekat kabel listrik.

Burung justru dapat mengalami sengatan listrik apabila tubuhnya menjadi penghubung antara dua titik yang memiliki perbedaan tegangan. Misalnya, seekor burung merentangkan sayapnya dan secara bersamaan menyentuh dua kabel yang memiliki tegangan berbeda.

Dalam kondisi tersebut, tubuh burung dapat menjadi bagian dari rangkaian listrik sehingga arus mengalir melalui tubuhnya. Hal yang sama dapat terjadi apabila burung menyentuh kabel bertegangan sekaligus menyentuh bagian yang terhubung ke tanah atau komponen logam yang dibumikan.

Jadi, alasan utama burung tidak kesetrum ketika bertengger di satu kabel listrik adalah karena kedua kakinya berada pada potensial listrik yang hampir sama sehingga tidak terdapat perbedaan tegangan yang signifikan untuk mendorong arus listrik melewati tubuhnya. Burung akan berada dalam bahaya apabila tubuhnya menghubungkan dua titik yang memiliki tegangan berbeda, misalnya dua kabel berbeda atau kabel bertegangan dengan bagian yang terhubung ke tanah.

Dalam keadaan tersebut, tubuh burung dapat menjadi bagian dari rangkaian listrik dan arus dapat mengalir melaluinya. Dengan demikian, burung bukanlah "kebal listrik". Mereka dapat tersengat dan bahkan mati akibat elektrokusi.

Yang membuat burung tampak aman ketika bertengger di satu kabel adalah konfigurasi rangkaian listrik dan tidak adanya perbedaan tegangan yang cukup besar di sepanjang tubuhnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....