Mengenal Pasar Tukar x BarteRRIn, Barang Berpindah Manfaat Bertambah
- 01 Sep 2026 13:03 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Konsep bertukar barang menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan masyarakat untuk memperpanjang masa manfaat barang sekaligus mengurangi penumpukan barang yang sudah tidak digunakan. Dalam program dialog Surabaya Siang Ini, Selasa, 1 September 2026, Founder Minimalist Moms Indonesia, Evi Syahida mengatakan, barang yang paling sering ditukarkan masyarakat berupa pakaian, baik pakaian anak maupun dewasa.
“Selama ini barang yang sering ditukar berupa baju, baik baju anak maupun baju dewasa. Tentunya baju yang masih layak pakai, tidak ada noda maupun tidak robek,” ujar Evi.
Selain pakaian, sejumlah barang lain juga dapat ditukarkan, di antaranya jilbab, alas kaki seperti sepatu dan sandal, serta berbagai peralatan rumah tangga. Namun, Evi menjelaskan, tidak semua jenis barang dapat diterima dalam kegiatan tukar barang tersebut.
Barang berukuran besar dan berat, seperti furniture, tidak dapat ditukarkan karena keterbatasan kapasitas. “Kalau untuk barang yang besar dan berat, seperti furniture, sofa, mebel, kulkas, atau apapun itu, tentu tidak bisa ditukar karena melebihi kapasitas kami,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya dapat memberikan manfaat baru pada barang yang sudah tidak digunakan, tetapi juga berkesempatan mendapatkan barang lain yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk mekanisme Pasar Tukar, biasanya akan dikenakan HTM sebesar 15 ribu rupiah.
Kemudian nanti bisa menukarkan barang yang dimiliki dengan barang yang diinginkan. "Tentu tidak ada mekanisme untung rugi dengan menggunakan uang dalam Pasar Tukar, karena semua dihitung dengan barang, bukan dengan uang. Artinya, jika barang yang dimiliki kisaran harganya ditaksir 25 ribu rupiah dan ingin menukar dengan barang yang ditaksir 30 ribu rupiah, maka tidak ada nilai rupiah di sana maupun tukar tambah, asalkan yang ditukar dan yang menukar sama-sama mau," jelasnya.
Sementara untuk acara Pasar Tukar yang akan berkolaborasi dengan RRI Fest dengan mengusung tema "Mengenal Pasar Tukar x BarteRRIn, Evi menjelaskan diharapkan tidak hanya menjadi sekadar acara saja, tetapi juga menjadi salah satu cara menerapkan gaya hidup barang yang dimiliki jangan sampai terbuang sia-sia.
Konsep “Barang Berpindah, Manfaat Bertambah” menjadi pesan utama bahwa barang yang tidak lagi digunakan oleh seseorang masih dapat memiliki nilai guna bagi orang lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....