Budaya Menyeruput Mie di Jepang Jadi Tradisi Unik

  • 18 Mei 2026 15:20 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Budaya menyeruput mie di Jepang merupakan salah satu kebiasaan makan yang sering menarik perhatian wisatawan mancanegara. Kebiasaan ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang, terutama saat menikmati hidangan mie. Banyak orang luar negeri menganggap tradisi ini sebagai hal yang unik dan khas.

Di Jepang, menyeruput makanan saat makan tidak dianggap tidak sopan seperti di beberapa negara lain. Sebaliknya, suara saat makan mie justru sering diterima sebagai hal yang wajar dalam budaya lokal. Hal ini membuat perbedaan etika makan antara Jepang dan negara lain cukup mencolok.

Tradisi ini biasanya dilakukan saat menyantap mie seperti ramen, soba, dan udon. Di berbagai restoran Jepang, suara seruputan mie dapat terdengar cukup jelas, terutama pada waktu makan siang yang ramai.

Suasana ini bahkan menjadi ciri khas pengalaman makan di Jepang.

Dilansir dari Japan National Tourism Organization, menyeruput mie dipercaya dapat membantu meningkatkan pengalaman rasa dan aroma makanan.

Dengan cara ini, cita rasa kuah dan mie dapat dinikmati secara lebih maksimal oleh penikmatnya. Hal tersebut membuat tradisi ini memiliki makna tersendiri dalam budaya kuliner Jepang.

Selain meningkatkan rasa, kebiasaan ini juga membantu mendinginkan mie yang masih panas sebelum dimakan. Proses ini membuat makanan lebih nyaman untuk disantap tanpa harus menunggu terlalu lama. Karena itu, menyeruput mie juga dianggap sebagai cara makan yang efisien.

Dalam budaya Jepang, menyeruput mie juga dipandang sebagai bentuk apresiasi terhadap masakan yang disajikan. Suara yang muncul saat makan dianggap sebagai tanda bahwa seseorang menikmati hidangan dari koki. Hal ini memperkuat nilai penghargaan dalam budaya kuliner Jepang.

Namun, kebiasaan ini umumnya hanya berlaku pada makanan berkuah seperti ramen atau soba. Dalam beberapa tahun terakhir, muncul juga perdebatan mengenai suara makan yang dianggap terlalu keras di tempat umum.

Sebagian masyarakat merasa hal tersebut mengganggu, terutama di ruang makan yang tenang. Meski terdapat perbedaan pendapat, budaya menyeruput mie tetap menjadi bagian penting dari tradisi kuliner Jepang. Kebiasaan ini tetap dikenal luas hingga ke mancanegara melalui wisata dan media. Hingga saat ini, banyak masyarakat Jepang maupun wisatawan masih mempraktikkannya saat menikmati mie.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....