Piala Wali Kota dan Geliat Tinju Surabaya
- 08 Mei 2026 11:14 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya — Piala Wali Kota dipandang bukan sekadar ajang perebutan prestasi, melainkan momentum untuk mengukur hasil pembinaan selama ini.
Dalam dialog aspirasi Pro 1 RRI Surabaya, Jum'at, 8 Mei 2026, dengan tema Piala Wali Kota dan Geliat Tinju Surabaya, Ketua KONI Surabaya, Arderio Hukom, menegaskan bahwa kejuaraan seperti Piala Wali Kota penting, tetapi tidak cukup jika tidak diikuti sistem pembinaan yang berkelanjutan.
“Piala Wali Kota menjadi momentum yang baik, tetapi pembinaan atlet tidak boleh berhenti pada satu kejuaraan. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menyiapkan jalur pembinaan yang berkesinambungan dari tingkat dasar sampai atlet siap bersaing di level yang lebih tinggi,” ujarnya.
Menurutnya, masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi, terutama soal pemerataan pembinaan di sasana-sasana tinju, ketersediaan fasilitas latihan, serta kebutuhan kompetisi rutin agar atlet memiliki jam terbang yang cukup.
Sementara itu, Ketua Pertina Surabaya, Ferlix Prasetya, menilai kejuaraan ini menjadi alat evaluasi untuk melihat hasil pembinaan yang telah berjalan.
“Lewat kejuaraan seperti ini kami bisa melihat langsung perkembangan atlet. Dari situ terlihat mana yang sudah siap bersaing dan mana yang masih perlu pembinaan lebih lanjut,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana Piala Wali Kota cabang tinju, Mukti Prijono, mengatakan antusiasme peserta menunjukkan bahwa minat terhadap tinju di Surabaya tetap tinggi, namun perlu diimbangi dengan agenda pertandingan yang konsisten.
“Potensi atlet muda Surabaya cukup besar. Tantangannya sekarang adalah memastikan mereka punya ruang bertanding yang rutin agar kemampuan mereka terus terasah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa geliat tinju Surabaya tidak hanya berbicara soal pertandingan di atas ring. Di balik itu, ada kebutuhan mendesak untuk membangun ekosistem pembinaan yang lebih terarah. Tanpa sistem yang berkelanjutan, kejuaraan hanya akan menjadi agenda tahunan tanpa dampak besar terhadap lahirnya prestasi baru bagi Surabaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....