Assessment Binaan Rumah Sakinah Muhammadiyah
- 08 Mei 2026 10:15 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID – Surabaya. Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial atau MKPS Muhammadiyah melalui Rumah Sakinah Muhammadiyah menyelenggarakan kegiatan Assessment Binaan dan Penguatan Mental yang dilaksanakan di Kebun Raya Bogor pada Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pendampingan sosial dan pemberdayaan bagi para binaan yang berasal dari berbagai latar belakang persoalan sosial.
Program ini ditujukan bagi perempuan dan masyarakat rentan yang mengalami berbagai persoalan, seperti korban kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT, diskriminasi, eksploitasi, hingga individu yang membutuhkan perlindungan dan pemulihan mental. Melalui kegiatan assessment tersebut, para peserta mendapatkan pendampingan untuk mengenali kondisi psikososial, potensi diri, kebutuhan pendampingan, serta perkembangan mental dan spiritual yang mereka alami selama proses pemulihan.
Selain menjadi ruang evaluasi dan pendampingan, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi para binaan untuk menyampaikan pengalaman hidup dan kondisi yang dihadapi. Para peserta memperoleh penguatan moral, spiritual, serta motivasi agar mampu bangkit dan menjalani kehidupan dengan lebih baik. Suasana yang hangat dan penuh kebersamaan turut mendukung proses pemulihan mental para peserta selama kegiatan berlangsung.
Tidak hanya assessment, kegiatan tersebut juga diisi dengan pengajian, refleksi diri, tadabbur alam, dan penguatan kebersamaan antar peserta. Lingkungan alam di Kebun Raya Bogor dimanfaatkan sebagai media refleksi yang membantu para binaan merasa lebih tenang, terbuka, dan membangun semangat baru dalam proses pemulihan diri.
Ketua Rumah Sakinah Muhammadiyah, M Arif An, dalam sambutannya menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh peserta agar tetap optimis menghadapi ujian kehidupan. “Dalam setiap kesulitan pasti ada kemudahan dan memang ujian itu selalu ada, tapi kita harus optimis. Kalau ibu-ibu datang ke Rumah Sakinah harus tersenyum, jangan sedih. Kalau sedih silahkan tumpahkan ke Bunda Zalnis pengasuh ibu-ibu,” ujarnya.
Dalam sesi refleksi, para peserta diajak untuk memahami bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk bertumbuh, bangkit, dan menjadi pribadi yang lebih kuat. Pendamping Rumah Sakinah Muhammadiyah juga menegaskan pentingnya lingkungan yang suportif dan berdaya guna dalam membantu proses pemulihan sosial maupun mental para binaan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan layanan sosial yang tidak hanya berorientasi pada bantuan sesaat, tetapi juga pada penguatan mental, spiritual, dan pemberdayaan berkelanjutan bagi masyarakat rentan. Kegiatan tersebut juga terlaksana melalui kerja sama dengan KawanMu DKI Jakarta yang turut memberikan dukungan selama pelaksanaan kegiatan.
Wakil Ketua KawanMu Nasional, Fitria Emazola, menyampaikan bahwa Rumah Sakinah Muhammadiyah terus berupaya menghadirkan ruang aman dan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan. “Dengan semangat Bersama Rumah Sakinah, Kita Bangkit, Berdaya, dan Berkarya Menjadi Pribadi dan Masyarakat yang Lebih Baik, Rumah Sakinah Muhammadiyah terus berupaya menghadirkan ruang aman, pendampingan, dan harapan baru bagi para binaan untuk menata masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tadabbur alam tersebut sejumlah pendamping Rumah Sakinah Muhammadiyah, di antaranya Bunda Zalnis, Bunda Ecih, Bunda Okta, Bunda Cici, Bunda Titik, Bunda Anna, Mas Irul, dan Mas Febry yang mendampingi para peserta selama kegiatan berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....