Media Sosial Pengaruhi Krisis Arah Hidup Anak Muda
- 08 Mei 2026 09:42 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kekhawatiran terhadap masa depan semakin dirasakan masyarakat, khususnya generasi muda, di tengah berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan perkembangan teknologi yang terus berubah.
Dalam program “Mutiara Pagi” berjaringan Korwilnus X Jawa Timur yang disiarkan RRI Pro 1, Jumat, 8 Mei 2026, Sekretaris PW PERSIS Jawa Timur, Ustadz Nur Adi Septanto, S.Pd.I, menilai banyak anak muda saat ini mengalami krisis arah hidup akibat tekanan ekonomi, persaingan kerja, hingga pengaruh media sosial yang berlebihan.
“Tidak sedikit generasi muda yang merasa cemas menghadapi masa depan. Mereka melihat lapangan pekerjaan semakin sulit, biaya hidup meningkat, sementara tuntutan sosial juga semakin besar,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut diperparah dengan rendahnya kesiapan mental dan spiritual sebagian masyarakat dalam menghadapi perubahan zaman. Akibatnya, banyak anak muda mudah putus asa, kehilangan motivasi, hingga terjebak dalam gaya hidup instan.
Selain itu, perkembangan teknologi digital dinilai membawa tantangan baru. Media sosial yang semestinya menjadi sarana pengembangan diri justru sering memunculkan tekanan psikologis akibat budaya perbandingan hidup dan pencitraan.
“Banyak yang akhirnya merasa hidupnya tertinggal ketika melihat kehidupan orang lain di media sosial. Ini menjadi persoalan serius yang memengaruhi kesehatan mental,” katanya.
Persoalan lain yang turut menjadi sorotan adalah menurunnya kualitas interaksi dalam keluarga. Kesibukan orang tua dan minimnya komunikasi dinilai membuat sebagian remaja kehilangan tempat untuk berdiskusi mengenai masa depan dan persoalan hidup yang mereka hadapi.
Ustadz Nur Adi mengingatkan pentingnya membangun optimisme, disiplin, dan penguatan nilai keagamaan sebagai bekal menghadapi ketidakpastian masa depan. Ia juga mengajak generasi muda untuk lebih fokus meningkatkan kemampuan diri, menjaga lingkungan pergaulan, serta memanfaatkan teknologi secara bijak agar tidak terjebak dalam pengaruh negatif perkembangan zaman, sebagai upaya memberikan motivasi dan edukasi kepada masyarakat agar tetap memiliki harapan serta kesiapan menghadapi tantangan kehidupan di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....