Ramai Pengunjung KBS, Tarif Interaksi Satwa Dikeluhkan Wisatawan

  • 03 Mei 2026 14:48 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Kunjungan wisatawan ke Kebun Binatang Surabaya pada akhir pekan tampak ramai dibandingkan hari biasanya. Sejak pukul 10.00 pagi, antrean terlihat di loket Tunnel Joyoboyo, Minggu, 3 Mei 2026.

Kebun Binatang Surabaya masih menjadi salah satu destinasi favorit keluarga di Surabaya, dan masih menjadi pilihan warga untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga.

Salah seorang pengunjung, Santi, datang bersama putranya, Alif. Menurutnya, suasana kebun binatang tetap menarik bagi anak-anak karena memberi kesempatan melihat satwa secara langsung sambil belajar mengenal berbagai jenis hewan.

“Anak saya, Alif senang sekali melihat hewan-hewan di sini. Buat anak-anak, datang ke kebun binatang tetap menyenangkan karena bisa belajar sambil bermain,” ujarnya.

Suasana antrian loket pembayaran Tunnel Joyoboyo dan Pintu Masuk Kebun Binatang Surabaya, Minggu, 3 Mei 2026. Foto: RRI/Dini.

Namun di tengah tingginya minat kunjungan, Santi mengeluhkan tarif aktivitas memberi makan satwa yang dinilai terlalu mahal. Ia menyoroti biaya interaksi memberi makan Capybara yang dipatok Rp50 ribu, serta memberi makan singa yang juga dikenakan tarif Rp50 ribu.

“Menurut saya harganya terlalu mahal. Memberi makan Capybara Rp50 ribu, memberi makan singa juga Rp50 ribu. Kalau dibandingkan dengan di Jatim Park, di sana aktivitas serupa sekitar Rp20 ribu. Selisihnya cukup jauh,” kata Santi.

Keluhan serupa juga disampaikan Andra, mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya. Ia sengaja menghabiskan akhir pekan bersama keponakannya ke Kebun Binatang Surabaya. Namun, ketika mau memberi makan satwa, ia mengaku mengurungkan niat, akibat harga yang terlalu mahal.

“Aku tadinya pengin nyenengin keponakan ya, mau ajak dia kasih makan hewan, tapi ternyata mahal, sekali kasih makan hewan, Rp50rb. Ya mending buat kita beli makan aja,” ujarnya.

Ramainya kunjungan ke Kebun Binatang Surabaya menunjukkan bahwa wisata edukasi satwa masih memiliki daya tarik kuat bagi keluarga. Namun, sejumlah pengunjung berharap pengelola dapat meninjau kembali tarif wahana interaksi agar pengalaman belajar anak-anak menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....