Wabup Sidoarjo Dorong Wisata Petik Klengkeng Produktif

  • 01 Apr 2026 18:26 WIB
  •  Surabaya

‎‎RRI.CO.ID, Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, mengapresiasi keberadaan wisata petik buah klengkeng di Yulianto Garden Farm, Desa Tulangan, yang dinilai mampu menggerakkan ekonomi sekaligus menjadi percontohan pemanfaatan lahan tidur.

‎Mimik Idayana, melihat langsung wisata petik buah klengkeng yang tengah memasuki masa panen. Dalam kunjungan tersebut, ia turut merasakan sensasi memetik dan mencicipi langsung buah klengkeng dari pohonnya.

Menurut Mimik, klengkeng varietas new cristal yang dibudidayakan di lokasi tersebut memiliki kualitas unggulan, dengan rasa manis dan daging buah tebal. Ia menilai komoditas ini berpotensi besar untuk dikembangkan lebih luas di Indonesia.

“Rasanya manis, bijinya kecil, ini klengkeng unggulan yang harus kita budidayakan,” ujarnya, Rabu 1 April 2026.

Ia juga mengapresiasi kreativitas pemilik kebun, Yulianto, yang mampu mengubah lahan tidur milik aset tanah kas desa (TKD) menjadi kawasan produktif. Menurutnya, konsep serupa bisa diterapkan di wilayah lain di Sidoarjo.

“Ini dapat menjadi percontohan di setiap kecamatan untuk memanfaatkan lahan TKD atau lahan tidur,” tambahnya.

‎Sementara itu, Yulianto menjelaskan bahwa kebun seluas 1,2 hektare tersebut telah ditanami sekitar 300 pohon klengkeng dan saat ini memasuki panen kedua. Ia memperkirakan hasil panen mencapai 4 hingga 5 ton, dengan harga jual Rp50 ribu per kilogram.

‎Selain sebagai destinasi wisata, tempat ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai budidaya klengkeng. Yulianto menyebut masih banyak warga yang belum memahami perbedaan varietas klengkeng, sehingga tanaman yang ditanam sering kali tidak berbuah.

‎“Banyak yang mengira semua klengkeng sama, padahal ada yang untuk hiasan dan ada yang untuk produksi. Kalau tidak dibuahkan dengan teknik tertentu, bisa puluhan tahun tidak berbuah,” jelasnya.

‎Ia berharap melalui edukasi tersebut, masyarakat dapat lebih memahami cara budidaya klengkeng yang benar sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari tanaman tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....