Tips Mencegah dan Menghindari "Panic Buying" Menjelang Idulfitri
- 16 Mar 2026 09:44 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Istilah panic buying akhir-akhir ini sedang ramai dibahas dan diperbincangkan oleh publik. Fenomena panic buying sangat rentan terjadi disaat kondisi-kondisi tertentu terlbih seperti kondisi ekonomi seperti saat ini. Sebenarnya apa itu istilah panic buying?.
Mengutip dari website umsida.ac.id panic buying atau dengan kata lain kepanikan dalam pembelian oleh konsumen, diartikan sebagai perilaku pembelian mendadak oleh seorang konsumen, untuk barang-barang konsumsi dalam kuantitas yang banyak sampai pada tahap penimbunan.
Pada dasarnya, perilaku panic buying yang dilakukan oleh masyarakat ini bukanlah suatu hal yang baru. Seperti yang telah dijelaskan diatas fenomena panic buying dapat terjadi dikarenakan kondisi-kondisi tertentu yang menjadikan masyarakat secara sadar membelanjakan uangnya untuk kebutuhan-kebutuhan pokok bahkan tidak hanya itu, untuk berfikir dapat memenuhi kebutuhan mereka selama beberapa waktu.
Situasi yang menyebabkan amsyakarat untuk melakukan panic buying seperti kondisi ketika sering terjadinya atau sesudah bencana alam, kondisi dimana terdapat suatu wabah penyakit seperti covid-19 yang terjadi beberapa waktu lalu, momen hari-hari besar seperti sebelum Ramadhan dan idul fitri serta kondisi terdapatnya perang dunia.
Kegiatan panic buying juga sangat merugikan terlebih jika bertujuan untuk mencari keuntungan pribadi. Dalam perspektif ekonomi syariah, ikhtikar dianggap sebagai tindakan yang melanggar prinsip-prinsip keadilan dan kebersamaan. Ikhtikar merupakan praktek penimbunan barang sehingga langka dipasaran dengan niat untuk mengambil keuntungan yang berlipat ganda dari keuntungan yang standar.
Panic buying sebenarnya juga dapat dihindari jika kita bisa dengan bijak menyikapi suatu kejadian, situasi dan kondisi. Berikut ini beberapa tips untuk mencegah dan menghindari panic buying dilansir dari akun Instagram @pemkotpasuruan pada unggahan flyer tips mencegah panic buying sebagai berikut:
- Tenangkan diri lebih dahulu atasi rasa khawatir (karena kecemasan akan membuat kita melakukan panic buying).
- Jangan mudah terpancing (cobalah berfikir dengan rasional, apakah kita membutuhkan barang tersebut dengan segera atau tidak, jika tidak maka tundalah keinginan untuk membelinya).
- Buat daftar belanja (menyusun berbagai macam kebutuhan yang menjadi prioritas utama, jangan mendahulukan keinginan dibanding kebutuhan).
- Pahami arahan pemerintah, bahwa pemerintah telah menjamin ketersediaan bahan pokok (perilaku tidak panic buying akan mencegah terjadinya inflasi).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....