Jelang Lebaran, Penipuan Digital Marak Intai Transaksi Online

  • 09 Mar 2026 19:23 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Menjelang Hari Raya Idulfitri, aktivitas masyarakat di dunia digital meningkat pesat. Mulai dari belanja online, transfer uang hingga pembelian tiket perjalanan. Di balik ramainya transaksi tersebut, berbagai modus penipuan digital juga mulai mengintai masyarakat.

Sandiman Ahli Pertama dari Badan Siber dan Sandi Negara, Muhammad Novrizal Ghiffari, mengatakan peningkatan aktivitas digital menjelang Lebaran hampir selalu diikuti dengan lonjakan kasus penipuan di ruang siber.

“Biasanya menjelang Lebaran aktivitas digital masyarakat meningkat, seperti belanja online, transfer uang hingga pembelian tiket perjalanan. Situasi ini sering dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan berbagai modus penipuan,” ujarnya dalam Dialog Aspirasi Surabaya Pagi Ini, Senin 9 Maret 2026.

Ia menjelaskan sejumlah modus yang kerap digunakan pelaku, mulai dari pesan singkat berisi tautan palsu yang menyerupai situs resmi, penipuan yang mengatasnamakan bank, instansi pemerintah hingga aparat penegak hukum, sampai tawaran promo yang tidak masuk akal.

Novrizal mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membagikan data pribadi di ruang digital, seperti PIN, kode OTP, password maupun email kepada pihak yang tidak dikenal.

Sementara itu, Kepala Divisi Riset, Pendokumentasian dan Kerja Sama di YLBHI-LBH Surabaya, Yaritza Mutiaraningtyas, menilai banyak korban penipuan digital terjadi karena kurangnya literasi digital masyarakat.

“Banyak korban penipuan digital sebenarnya karena kurang memahami risiko dan tidak melakukan verifikasi terlebih dahulu. Padahal masyarakat memiliki hak untuk melaporkan kasus tersebut agar bisa diproses secara hukum,” jelasnya.

Menurutnya, masyarakat yang menjadi korban penipuan digital memiliki hak untuk melaporkan kejadian tersebut kepada aparat penegak hukum agar dapat diproses serta mendapatkan pendampingan hukum.

Karena itu, masyarakat diminta lebih waspada saat beraktivitas di dunia digital, terutama ketika aktivitas transaksi online meningkat menjelang Lebaran.

Rekomendasi Berita