Menanamkan Nilai Kebaikan lewat Dongeng untuk Anak-Anak

  • 23 Feb 2026 17:39 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Di tengah suasana penuh berkah bulan suci Ramadhan, hadir kisah inspiratif dari seorang pendongeng anak yang akrab disapa Kak Haris. Ia mendedikasikan hidupnya untuk anak-anak melalui dunia dongeng, sebuah medium yang diyakininya mampu menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak usia dini, terutama di momentum Ramadhan.

Bagi Kak Haris, dongeng bukan sekadar hiburan pengisi waktu. Lebih dari itu, dongeng adalah sarana pendidikan karakter yang efektif.

“Dongeng itu jembatan kebaikan. Lewat cerita, anak-anak bisa belajar tanpa merasa digurui. Pesan moralnya masuk perlahan, tapi membekas,” ujar Kak Haris saat berbincang dengan RRI Surabaya dalam program Kisah Unik Ramadhan, Senin 23 Februari 2026.

Selama bulan Ramadhan, Kak Haris secara khusus menghadirkan cerita-cerita yang mengajarkan anak tentang kewajiban berpuasa, pentingnya menahan hawa nafsu, serta makna berbagi dengan sesama. Dalam setiap dongengnya, ia menghadirkan tokoh-tokoh anak yang belajar bangun sahur, bersabar saat lapar dan haus, serta tetap berbuat baik di tengah keterbatasan.

“Puasa bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tapi juga menahan sikap dan perilaku. Itu yang selalu saya sampaikan lewat cerita,” ucapnya.

Tak hanya menanamkan nilai ibadah, Kak Haris juga mengajarkan anak-anak tentang hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat berpuasa, seperti berkata kasar, berbohong, marah berlebihan, hingga berbuat curang. Semua disampaikan melalui alur cerita yang ringan, imajinatif, dan dekat dengan keseharian anak.

Menurutnya, Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk membentuk karakter anak. “Kalau sejak kecil anak sudah paham makna puasa, berbagi, dan berbuat baik, insyaallah nilai itu akan tumbuh sampai mereka dewasa,” kata Kak Haris.

Dedikasi Kak Haris mendapat respons positif dari para orang tua dan pendidik. Dongeng dinilai menjadi media yang efektif dalam mengenalkan nilai-nilai Ramadhan secara menyenangkan, sekaligus memperkuat ikatan emosional antara anak dan pesan kebaikan yang disampaikan.

Kisah Kak Haris membuktikan bahwa dakwah dan pendidikan karakter dapat hadir melalui cara yang sederhana namun bermakna. Di bulan suci Ramadhan, dongeng menjadi cahaya kecil yang menuntun anak-anak memahami ibadah, empati, dan akhlak mulia, bekal penting untuk masa depan mereka.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....