Kolaborasi Ecoton dan Sekolah Lawan Sampah Plastik

  • 20 Feb 2026 22:19 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo - Menyambut Ramadan Hijau dan memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2026, SMA Al Muslim Sidoarjo menggandeng Ecoton (Ecological Observation and Wetlands Conservation) menggelar kegiatan brand audit sampah plastik di Tempat Penampungan Sementara (TPS) sekolah, Jumat 20 Februari 2026.

‎Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus mendukung gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Melalui brand audit, siswa diajak menelusuri jejak industri di balik kemasan plastik sekali pakai yang selama ini mereka gunakan dalam aktivitas sehari-hari.

‎Sebanyak kurang lebih 40 kader lingkungan dari jenjang SD, SMP, hingga SMA Al Muslim terlibat langsung dalam proses pengumpulan, pemilahan, serta pencatatan merek sampah plastik. Dari audit tersebut, terkumpul 357 potong sampah plastik berbagai merek yang kemudian dianalisis berdasarkan jenis dan produsennya.

‎Perwakilan tim Ecoton menjelaskan, brand audit bukan sekadar menghitung sampah, melainkan membaca pola konsumsi sekaligus mendorong tanggung jawab produsen. “Sampah plastik yang kita hasilkan tidak hilang begitu saja. Ada jejak industri di baliknya dan ada tanggung jawab yang harus disuarakan bersama,” ungkapnya saat memberikan edukasi kepada siswa.

‎Sebelum praktik audit, siswa mendapat pembekalan tentang dampak sampah plastik terhadap kesehatan dan ekosistem. Plastik yang tidak terkelola dapat terurai menjadi mikroplastik yang mencemari tanah, air, bahkan masuk ke rantai makanan manusia.

‎Kepala SMA Al Muslim, Dr. Mahmudah., menegaskan kegiatan ini menjadi momentum pendidikan karakter berbasis lingkungan. “Kalau kita sadar sampah itu masalah, maka kita bisa mencari solusi. Cara paling efektif adalah mengurangi plastik sekali pakai, membawa botol minum dan alat makan pribadi, serta memperkuat program bank sampah sekolah. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk membersihkan hati, fisik, sekaligus lingkungan,” ujarnya.

‎Nilai kepedulian lingkungan tersebut juga dikuatkan dengan refleksi spiritual melalui Surah Al A’raf ayat 56 yang mengingatkan agar manusia tidak membuat kerusakan di bumi. Pesan ini menjadi landasan moral dalam setiap aksi nyata para siswa.

‎Kegiatan ditutup dengan sesi kampanye kreatif. Para siswa menuangkan gagasan melalui poster-poster edukatif yang mengajak warga sekolah mengurangi plastik sekali pakai, terutama selama Ramadan. Melalui langkah kecil yang dilakukan konsisten, SMA Al Muslim optimistis gerakan ini mampu membangun kesadaran kolektif menuju lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....