Jenis-jenis Ikan Teri, Si Kecil Kaya Manfaat
- 19 Feb 2026 09:09 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Protein merupakan salah satu jenis zat gizi makro (makronutrien) esensial yang terdiri dari rantai panjang asam amino. Protein sendiri berfungsi sebagai zat pembangun utama untuk membentuk, memperbaiki, dan memelihara sel serta jaringan tubuh seperti otot, tulang, dan kulit.
Selain itu, ternyata protein sangat krusial bagi tubuh loh, termasuk perannya dalam sistem imun, produksi enzim, serta hormon.
Sebagian besar masyarakat hanya mengetahui jika sumber protein yang tinggi berasal dari protein hewani seperti daging-dagingan, namun ternyata diantara berbagai pilihan makanan super (superfood) yang kian beragam. Seringkali kita melupakan kekayaan nutrisi yang terdapat dalam bahan pangan lokal yang sederhana dan terjangkau, yaitu ikan teri.
Ikan teri sangat popular di Indonesia, jenisnya pun sangat beragam. Berikut jenis-jenis ikan teri yang sering kita temui, mengutip dari website dapurumami.com seperti :
Teri galer: salah satu jenis ikan teri yang memiliki tekstur yang ringan dan renyah.
Teri basah: Teri basah adalah jenis teri yang belum melalui proses pengeringan, biasanya dijual dalam kondisi segar di pasar. Karena masih fresh, teksturnya lebih lembut dan aromanya tidak sekuat teri kering. Namun, teri basah perlu segera diolah agar tetap aman dan enak ketika dikonsumsi.
Teri hitam: Berbeda dengan yang lain, teri hitam memiliki ciri khas warna yang lebih gelap, mulai dari abu kehitaman hingga coklat gelap. Aroma lautnya lebih kuat sehingga rasanya jauh lebih gurih dibanding teri putih.
Teri putih: Sesuai namanya, jenis teri ini memiliki warna putih terang dan aroma yang tidak terlalu tajam. Karena lebih ringan dibanding teri lainnya, teri putih sering dijadikan pilihan untuk anak-anak atau orang yang tidak suka ikan berbau kuat.
Teri bilis: Namanya mungkin agak sedikit asing, namun teri bilis biasanya berasal dari danau atau sungai, bukan laut. Warnanya cenderung putih keperakan dan ukurannya kecil. Teri bilis terkenal karena rasanya gurih ringan dan tidak terlalu asin, cocok untuk campuran pepes, botok, atau digoreng kering dengan bawang putih. Banyak juga yang mengolahnya menjadi camilan kriuk pedas manis.
Teri jengki: teri jengki mungkin salah satu jenis yang tidak asing terdengar, teri ini memiliki ukuran yang lebih besar dan panjang dibanding teri pada umumnya sehingga saat diolah teksturnya tetap terasa kokoh dan tidak mudah hancur.
Teri nasi: kenapa disebut dengan teri nasi, karena teri nasi adalah jenis teri dengan ukuran super kecil, kira-kira seperti butiran nasi. Karena ukurannya mini, teri ini sangat lembut dan gampang kriuk ketika digoreng.
Teri medan: Teri Medan mungkin adalah jenis teri yang paling terkenal di Indonesia. Ukurannya kecil hingga sedang, warnanya putih cerah, dan teksturnya renyah setelah digoreng. Kalau kamu pernah makan sambal teri Medan yang pedas gurih, inilah jenis teri yang digunakan.
Wah, ternyata ikan teri juga menyimpan beragam manfaat mengutip poster di postingan X akun @kkpgoid yaitu: kaya asam lemak omega 3, mendukung kesehatan tulang, sumber protein yang baik dan rendah merkuri. Beberapa pilihan jenis ikan teri diatas juga bisa dijadikan sebagai referensi bahan makanan yang kaya akan protein.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....