Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur hingga 20 Februari 2026

  • 12 Feb 2026 19:21 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Timur pada periode 11–20 Februari 2026. Kondisi ini diperkirakan dapat memicu berbagai bencana hidrometeorologi yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.

Dalam keterangan resminya, BMKG Juanda menyebutkan bahwa saat ini seluruh wilayah Jawa Timur masih berada dalam musim hujan, bahkan beberapa daerah diprediksi mengalami puncak musim hujan. Selama sepuluh hari ke depan, intensitas cuaca ekstrem diperkirakan meningkat.

“Potensi cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh aktifnya Monsun Asia, adanya gangguan atmosfer Low Frequency dan Equatorial Rossby, serta hangatnya suhu muka laut di perairan Selat Madura yang masih cukup signifikan,” tulis BMKG Juanda dalam rilis resminya.

Selain itu, kondisi atmosfer lokal di Jawa Timur yang labil turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif. Akibatnya, wilayah Jawa Timur berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir, angin kencang, hujan es, hingga puting beliung.

BMKG Juanda mencatat sejumlah daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan, di antaranya Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun, Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, serta wilayah perkotaan seperti Surabaya, Kota Malang, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, Kota Madiun, dan Kota Batu.

Masyarakat di wilayah dengan topografi curam, berbukit, dan bergunung diimbau lebih waspada terhadap potensi banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang.

BMKG Juanda juga mengingatkan masyarakat dan instansi terkait untuk terus memantau perkembangan cuaca terkini melalui citra radar cuaca WOFI, informasi peringatan dini 3 harian, serta peringatan dini 2–3 jam ke depan yang disampaikan melalui kanal resmi BMKG.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses laman resmi stamet-juanda.bmkg.go.id, media sosial @infobmkgbuanda, atau layanan informasi 24 jam BMKG Juanda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....