Sekolah Garuda, Wujudkan Generasi Emas 2045
- 11 Nov 2025 14:50 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) telah meluncurkan Sekolah Garuda pada 8 Oktober 2025 yang lalu. Program ini merupakan inisiatif terpadu yang terdiri dari dua skema utama, yaitu Sekolah Garuda Baru dan Sekolah Garuda Transformasi. Keduanya dirancang secara sinergis untuk meningkatkan kualitas dan dan mewujudkan keseimbangan akses pendidikan sekaligus akselerasi pengembangan talenta berprestasi di seluruh Indonesia.
Mengutip laman Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (https://kemdiktisaintek.go.id/), Hingga tahun 2029, pemerintah membangun 20 Sekolah Garuda Baru di daerah prioritas, dengan empat sekolah pertama dimulai pada tahun 2025 dan diharapkan dapat beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027, serta menargetkan sebanyak 80 Sekolah Garuda Tranformasi hingga 2029.
Menurut Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yulianto mengungkapkan bahwa Sekolah Garuda merupakan program strategis nasional yang lahir dari visi besar Presiden Prabowo Subianto melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Nomor 4, yaitu membangun sekolah-sekolah unggul terintegrasi di setiap kabupaten. Sekolah Garuda Baru akan dibangun dari nol di wilayah dengan akses pendidikan yang masih terbatas. sedangkan Sekolah Garuda Transformasi yang sedang dikembangkan adalah program penguatan bagi SMA dan MA yang sudah ada untuk mengoptimalkan potensi unggul para siswanya agar mampu menembus perguruan tinggi atau kampus terbaik dunia.
Sekolah Garuda berdiri di atas tiga pilar utama, yakni penyeimbang akses bagi seluruh anak bangsa agar dapat berprestasi, inkubator pemimpin untuk menyiapkan generasi emas Indonesia 2045, terutama di bidang sains dan teknologi, serta pendidikan berkualitas yang menyatu dengan pengabdian masyarakat. Dengan ekosistem yang terwujud dalam dua skema ini, Sekolah Garuda bukan sekedar pembangunan sekolah, tetapi sebuah investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi Indonesia yang cerdas, berdaya saing global, dan tetap berpijak pada nilai-nilai lokal. Program ini meliputi pembinaan bagi siswa, peningkatan kapasitas guru, serta penguatan manajemen sekolah.
Peluncuran serentak Sekolah Garuda dilakukan di 16 wilayah seluruh Indonesia, yang terdiri dari 12 titik Sekolah Garuda Transformasi dan 4 titik pembangunan Sekolah Garuda Baru. Sebanyak 12 Sekolah Garuda Transformasi meliputi SMAN 10 Fajar Harapan, Aceh; SMA Unggul Del, Sumatera Utara; MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan; SMAN Unggulan MH Thamrin, DKI Jakarta; SMA Cahaya Rancamaya, Jawa Barat; SMA Taruna Nusantara, Jawa Tengah; SMA Pradita Dirgantara, Jawa Tengah; SMAN 10 Samarinda, Kalimantan Timur; SMAN Banua BBS, Kalimantan Selatan; MAN Insan Cendekia Gorontalo, Gorontalo; SMAN Siwalima Ambon, Maluku; dan SMA Averos Sorong, Papua Barat Daya. Sementara lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru terdapat di Belitung Timur, Timor Tengah Selatan (NTT), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Bulungan (Kalimantan Utara).
Keberadaan Sekolah Garuda diharapkan menjadi pusat unggulan sains dan teknologi nasional yang akan melahirkan talenta dari seluruh pelosok negeri, dari Aceh hingga Papua, serta menjadi model pendorong peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Sekolah Garuda merupakan simbol bahwa tidak ada batas bagi anak Indonesia untuk bermimpi besar dan menggapai dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....