Nganjuk dengan Beragam Julukan

  • 19 Agt 2025 12:48 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Bulan Agustus identik dengan hembusan angin kencang karena puncak musim kemarau. Kondisi ini mengingatkan pada Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yang dikenal luas dengan julukan Kota Angin. Letak geografis Nganjuk yang berada di dataran rendah dan diapit Gunung Wilis serta Gunung Arjuno menciptakan lorong angin, sehingga laju angin bertiup lebih kencang dari biasanya.

Tak hanya itu, Nganjuk juga populer dengan sebutan lain, yakni Kota CB (City Bike). Julukan ini muncul karena Nganjuk memiliki salah satu komunitas motor tua klasik Honda CB terbesar dan paling aktif di Indonesia. Bahkan, di Kecamatan Prambon berdiri Monumen Motor CB sebagai penanda eksistensi komunitas tersebut.

Selain kaya akan komunitas otomotif, Nganjuk dikenal sebagai salah satu daerah penghasil bawang merah terbesar di Jawa Timur, bahkan masuk 10 besar nasional. Mengutip laman hortikultura.pertanian.go.id, total areal penanaman bawang merah di Nganjuk mencapai 11.300 hektare. Sentra produksi tersebar di Kecamatan Rejoso, Bagor, Wilangan, Sukomoro, dan Gondang.

Varietas bawang merah unggulan Nganjuk adalah Bauji, yang memiliki produktivitas tinggi baik di musim hujan maupun kemarau, serta kualitas genetik yang terjaga. Varietas ini tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga diekspor hingga ke kawasan Indonesia Timur.

Dengan julukan “Kota Angin”, “Kota CB”, dan daerah penghasil bawang merah, Nganjuk terus mengukuhkan identitasnya sebagai kabupaten dengan potensi besar yang membanggakan masyarakatnya.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....