Mengenal Istilah Permainan Tradisional Dakon
- 18 Feb 2025 11:43 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Dakon adalah salah satu permainan tradisional yang dimainkan oleh dua orang. Permainan ini juga dapat dimainkan oleh anak laki-laki maupun perempuan. Tak hanya untuk anak kecil saja namun orang dewasa juga bisa ikut memainkannya. Berikut istilah yang wajib diketahui oleh pemain :
Andhok: Pergantian pemain yang terjadi saat biji sawo terakhir jatuh di lubang yang kosong, baik di deretan pemain sendiri maupun deretan lawan.
Mbedhil: Kondisi saat biji sawo terakhir jatuh di lubang kosong milik sendiri, tetapi lubang lawan di seberangnya terdapat biji sawo. Maka, biji tersebut bisa diambil dan dimasukkan ke lumbung sendiri.
Ngacang lima: Kondisi lubang yang isinya kurang dari lima biji sawo.
Bero: Lubang yang kosong sama sekali.
Buk: Jumlah akhir kedua pemain sama atau seri.
Kobongan: Jika sudah tidak dapat bermain karena tidak memiliki jumlah biji sawo yang cukup.
Alat yang digunakan untuk bermain dakon awalnya terbuat dari kayu dengan panjang 50 cm, lebar 20 cm dan tebalnya 10 cm. Namun seiring berjalannya waktu papan Dakon yang digunakan saat ini kebanyakan menggunakan plastik. Jumlah lubang yang ada dalam papan Dakon sebanyak 12 buah.
Permainan ini juga dilengkapi dengan biji sawo kecil, jumlah biji dakon yang ada bisa disesuaikan dengan ketentuan masing-masing pemain. Setiap pemain mempunyai lubang atau dikenal dengan istilah lumbung untuk mengumpulkan biji sawo tersebut yang berada pada sisi kiri mereka.
Pemain akan memilih biji sawo dari salah satu lubang untuk diputar, jika biji sawo jatuh ke lubang yang tak ada biji lainnya maka dianggap kalah dan harus menunggu gilirannya untuk bermain kembali. Lumbung yang paling banyak terisi bisa dikatakan sebagai pemenang.
Saat ini permainan Dakon bisa dikatakan sudah jarang untuk dimainkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....