Mengenal Jenis Awan Cumulus Dan Karakteristiknya

  • 04 Okt 2024 20:22 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya : Langit memiliki segala macam keindahannya salah satunya yang dapat dinikmati jelas pada saat pagi atau siang hari yaitu awan. Seperti pada foto diatas jenis awan yang terlihat yaitu awan cumulus.

Awan cumulus terlihat seperti gerombolan asap padat maupun terlihat seprti sekumpulan kapas kasur yang empuk, lembut dan berbulu.

Awan ini terbentuk dari kandungan butiran-butiran es yang sangat dingin atau bersuhu rendah dikarenakan ketinggiannya. Selain itu, awan cumulus terbentuk ketika udara naik pada siang hari.

Awan ini memiliki ketebalan yang cukup sampai tinggi. Jika terkena sinar matahari hanya dari satu sisi, maka awan ini akan tampak bayangan berwarna kelabu. Awan Cumulus tidak menimbulkan hujan dan cenderung menjadi pemandangan langit yang indah untuk dipandang mata.

Awan cumulus dapa dibagi kedalam 3 jenis, yaitu:

  • Cumulus.
  • Strato kumulus yaitu awan kumulus yang baru tumbuh dan baru muncul serta terbentuk.
  • cumulonimbus yaitu awan cumulus yang sangat besar dan mungkin terdiri dari beberapa kumpulan awan cumulus yang bergabung menjadi satu.


Dikutip dari website katadata.co.id, Awan cumulus memiliki ciri-ciri yang dijelaskan sebagai berikut :

1. Memiliki bentuk seperti menara atau kubah yang menjulan tinggi keatas dan melebar ke samping.

2. Memiliki warna dasar putih bersih dan tebal.

3. jika awan ini terkena sinar matahari dapat menimbulkan bayangan berwarna abu-abu.

4. Awan cumulus dapat terbentuk karena proses konveksi dan ketidakstabilan di lapisan atmosfer dengan lebar sekitar 1 kilometer.

5. Termasuk ke dalam golongan awan hujan karena komposisi awan cumulus terdiri dari tetes-tetes air, sedangkan kristal es atau salju tertutup pada bagian awal dengan suhu 0 derajat celcius.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....