Kemenkeu Realisasikan Rp3,58 Triliun untuk Sekolah Rakyat di Jatim

  • 18 Sep 2026 14:51 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Kementerian Keuangan merealisasikan Rp3,58 triliun atau 93,5 persen dari pagu Rp3,83 triliun untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur hingga Agustus 2026.
  • Dari 18 kabupaten/kota prioritas, pembangunan Sekolah Rakyat di 14 daerah telah selesai 100 persen dan mulai melaksanakan MPLS sejak Juni hingga Agustus 2026.
  • Sekolah Rakyat di Jawa Timur berkapasitas 6.731 siswa dan pembangunannya menggerakkan padat karya dengan melibatkan 58.898 tenaga kerja.

RRI.CO.ID, Surabaya - Kementerian Keuangan merealisasikan Rp3,58 triliun untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur hingga Agustus 2026.

Realisasi tersebut mencapai 93,5 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp3,83 triliun.

Anggaran itu digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di 18 kabupaten/kota prioritas di Jawa Timur.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Jawa Timur, Saiful Islam, menyebut pembangunan dilakukan dalam empat paket pekerjaan.

Paket pertama mencakup Sampang, Surabaya, Gresik, dan Tuban. Paket kedua meliputi Nganjuk, Ngawi, Pacitan, dan Madiun. Paket ketiga menyasar Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Kediri, dan Kota Kediri. Sementara paket keempat mencakup Malang, Blitar, Trenggalek, Banyuwangi, dan Jember.

“Progres pembangunan Sekolah Rakyat telah terealisasi Rp3,58 triliun,” kata Saiful.

Dari 18 kabupaten/kota tersebut, pembangunan Sekolah Rakyat di 14 daerah telah selesai 100 persen. Sekolah-sekolah tersebut juga telah memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah sejak Juni hingga Agustus 2026.

Ke-14 daerah itu meliputi Surabaya, Gresik, Sampang, Kota Kediri, Jombang, Kabupaten Kediri, Tuban, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Jember, Trenggalek, Malang, Blitar, dan Banyuwangi. Sementara empat daerah lainnya masih menyelesaikan pembangunan. Progresnya meliputi Madiun 98,66 persen, Nganjuk 98,5 persen, Ngawi 98,55 persen, dan Pacitan 98,87 persen.

Selain membangun fasilitas pendidikan, program tersebut turut menggerakkan sektor tenaga kerja. Pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur melibatkan 58.898 tenaga kerja melalui kegiatan padat karya.

Secara keseluruhan, Sekolah Rakyat di Jawa Timur memiliki kapasitas 6.731 siswa. Jumlah tersebut terdiri atas 1.101 siswa SD, 2.413 siswa SMP, dan 2.857 siswa SMA.

Saiful juga menyebut enam Sekolah Rakyat dilengkapi fasilitas athletic track. Fasilitas tersebut berada di Sampang, Tuban, Kabupaten Kediri, Kota Pasuruan, Jember, dan Banyuwangi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....