Gubernur Khofifah Percepat BSPS Jatim, Perkuat Verifikasi Penerima

  • 15 Sep 2026 09:23 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen mempercepat pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Jawa Timur. Hal itu disampaikan saat mengikuti Rakor Percepatan BSPS Kementerian PKP secara daring.

Berdasarkan data 14 September 2026, BSPS APBN dialokasikan untuk 35.344 unit rumah di Jatim. Sebanyak 12.371 unit di antaranya telah memasuki tahap konstruksi dengan pencairan Rp247,42 miliar.

“Kami Pemprov Jawa Timur siap mendukung percepatan BSPS di Jawa Timur. Kami menilai program ini langsung menyentuh masyarakat dan sangat strategis untuk menurunkan angka rumah tidak layak huni di Jawa Timur,” tegas Khofifah, Selasa 15 September 2026.

Usulan BSPS dari kabupaten/kota mencapai 37.853 unit, dengan 15.425 unit telah diverifikasi dan 11.995 unit ditetapkan sebagai penerima. Untuk mempercepat pelaksanaan, Pemprov Jatim akan membentuk Desk khusus BSPS sebagai pusat koordinasi dan monitoring.

“Desk ini akan berfungsi sebagai pusat koordinasi dan monitoring pelaksanaan program BSPS di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Nanti akan kami sesuaikan apakah akan ditempatkan di Bappeda atau di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Jatim,” ujar Khofifah.

Khofifah juga mendorong penguatan verifikasi calon penerima untuk mencegah tumpang tindih data dan penerima ganda. Pemprov Jatim akan mengoptimalkan TPM dengan dukungan Tagana dan TKSK yang memenuhi persyaratan.

“Kami akan mencoba melakukan penguatan Tenaga Pendamping Masyarakat atau TPM dengan memaksimalkan dukungan dari Tagana dan TKSK yang sesuai verifikasi sebagai TPM. Saya rasa ini akan sangat membantu,” katanya.

Penanganan RTLH melalui APBD Jatim dan kabupaten/kota pada 2026 telah mencapai 5.411 unit dari target 9.725 unit. Khofifah menegaskan sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota diperlukan agar program tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....