Mentan Targetkan Swasembada Gula Tercapai dalam Dua Tahun
- 22 Jul 2026 20:43 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Menteri Pertanian menargetkan swasembada gula putih nasional dapat tercapai paling lambat dalam dua tahun. Target tersebut akan diwujudkan melalui program bongkar ratoon atau peremajaan tanaman tebu secara besar-besaran.
Hal itu disampaikan Menteri Pertanian saat kunjungan kerja di Kantor Pusat PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Surabaya, Rabu, 22 Juli 2026. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi nasional untuk mempercepat peningkatan produksi gula melalui peremajaan kebun tebu dan penguatan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, serta petani.
Menteri Pertanian mengatakan percepatan swasembada gula merupakan arahan langsung Presiden Republik Indonesia. Karena itu, pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk mendukung program bongkar ratoon.
"Perintah Bapak Presiden, swasembada gula putih paling lambat dua tahun harus tercapai. Insya Allah kami akan melakukan bongkar ratoon secara besar-besaran. Tanaman ratoon berumur 7 tahun hingga 15 tahun akan kita bongkar dan diremajakan. Target kita sekitar 100 ribu hektare setiap tahun. Kalau memungkinkan, dua tahun seluruh program ini dapat selesai. Anggaran sudah kami siapkan atas persetujuan Bapak Presiden," ujar Menteri Pertanian.
Ia menjelaskan, peremajaan tanaman menjadi langkah penting untuk meningkatkan produktivitas tebu nasional sehingga produksi gula dalam negeri meningkat dan ketergantungan terhadap impor dapat ditekan.
Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi, menyatakan kesiapan perusahaan mendukung program pemerintah dengan memperkuat sinergi bersama pabrik gula swasta dan petani tebu.
"Intinya kita harus melakukan percepatan swasembada gula. Arahan Bapak Menteri menjadi semangat bagi PT SGN bersama pabrik gula swasta untuk bergerak bersama-sama, terutama dengan memberikan perhatian lebih kepada petani. Bentuk dukungan tersebut antara lain melalui program bantuan bongkar ratoon, penyediaan traktor, serta berbagai dukungan budidaya lainnya. Kami optimistis target swasembada gula dalam dua tahun dapat diwujudkan," kata Mahmudi.
Menurut Mahmudi, keberhasilan swasembada gula tidak hanya bergantung pada peningkatan kapasitas industri, tetapi juga peningkatan produktivitas di tingkat petani. Karena itu, PT SGN akan terus memperluas pendampingan, mekanisasi, serta program peremajaan tanaman.
Hingga 19 Juli 2026, PT SGN mencatat tebu yang telah tergiling mencapai 6.750.808,28 ton. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan produksi gula nasional menuju target swasembada.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....