Sidak Makan Bergizi Gratis: KSP Soroti Masalah Limbah di SPPG
- 16 Jun 2026 17:22 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo – Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia menemukan sejumlah catatan penting saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Sumorame, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Temuan tersebut berkaitan dengan sistem pengolahan limbah dan kondisi lantai produksi yang dinilai perlu segera diperbaiki demi menjaga standar higienitas program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sidak dipimpin Staf Khusus Presiden, Letjen (Purn) Arif Rahman, sebagai bagian dari upaya memastikan program prioritas Presiden berjalan optimal di lapangan. Dalam peninjauan itu, KSP menemukan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang masih bersifat portabel serta kerusakan pada lantai epoxy di area produksi dapur.
Selain itu, KSP juga meminta pengelola menambah exhaust fan guna meningkatkan sirkulasi udara dan kenyamanan pekerja.
“Kami melihat ada beberapa hal yang perlu segera dibenahi, terutama terkait pengelolaan limbah dan kondisi lantai produksi. Standar kebersihan harus benar-benar dijaga karena dapur ini memproduksi makanan untuk ribuan penerima manfaat setiap hari,” kata Arif Rahman saat meninjau fasilitas SPPG Sumorame, Selasa 16 Juni 2026.
Saat ini, SPPG Sumorame melayani sekitar 2.900 penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis. Karena itu, aspek keamanan pangan dan kebersihan lingkungan produksi menjadi perhatian utama pemerintah.
KSP menilai perbaikan fasilitas pendukung perlu dilakukan agar kualitas layanan tetap terjaga seiring meningkatnya kebutuhan distribusi makanan bergizi.
Mitra Pengelola SPPG Sumorame, Sutrisno, menyatakan siap menindaklanjuti seluruh masukan yang diberikan KSP. Menurut dia, pengelola berkomitmen melakukan pembenahan fasilitas secara bertahap agar operasional dapur memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.
“Kami akan segera melakukan perbaikan sesuai arahan yang diberikan. Tujuannya agar proses produksi makanan tetap higienis, aman, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh penerima manfaat,” ujar Sutrisno.
Perbaikan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis sekaligus memastikan seluruh proses produksi berjalan sesuai standar nasional keamanan pangan dan kesehatan lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....