Warga Jemur Wonosari Antusias Serbu pasar Murah Pemprov Jatim

  • 16 Mar 2026 14:21 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemprov Jatim terus masifkan program Pasar Murah, untuk menjaga daya beli masyarakat. Pasar Murah ke 56, singgah kepada warga Jemur Wonosari, Wonocolo, Surabaya, pada Senin 16 Maret 2026.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara langsung meninjau gelaran Pasar Murah ini. Sekaligus membagikan beras SPHP kepada lansia, baik laki laki maupun perempuan. Bahkan anak anak juga mendapatkan telor secara gratis.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, Iwan menjelaskan, ini adalah pelaksanaan Pasar Murah yang ke 56 sepanjang tahun 2026 ini. Sengaja digelar untuk stabilisasi harga sembako, khususnya sepanjang Ramadan hingga Lebaran nanti.

"Tentunya seperti disampaikan oleh Ibu Gubernur bahwa satu, ini sebagai stabilisasi harga apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri," ujarnya.

Kedua, gelaran Pasar Murah ini dilaksanakan di kawasan padat penduduk yang jauh dari pasar tradisional. Dengan harapan, semakin mendekatkan komoditas bahan pangan ini kepada masyarakat.

"Yang kedua, sebagai fasilitasi dari pemerintah bahwa mendekatkan kebutuhan pokok masyarakat. Yang ketiga juga menyampaikan bahwa stok kebutuhan pokok masyarakat aman selama bulan suci Ramadan," ucapnya.

Dalam setiap gelaran Pasar Murah, Pemprov Jatim senantiasa mengajak para pelaku UMKM lokal setempat. Harapannya tidak sekedar memberdayakan pelaku UMKM, tetapi juga memperluas pangsa pasar produk mereka.

"Ditambah dengan pemberdayaan dari IKM lokal ada 10, salah satunya untuk memperdayakan IKM lokal," katanya.

Sudarmi, salah satu pembeli mengaku bersyukur dengan adanya pasar murah ini, karena harganya lebih murah dibanding di pasar tradisional. "Semoga rakyat kecil ini iso mangan enak mbak (masyarakat kecil bisa makan enak, red)," ujarnya.

Adapun bahan pokok yang dijual, masih dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Seperti telor seharga Rp22 ribu, daging ayam dijual seharga Rp30 ribu, gula pasir Rp14 ribu per kilogram, minyak kita Rp13 ribu per liter.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....