Kupas Konstruksi Beragama di Era Society 5.0
- 09 Mar 2026 09:40 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 4 Surabaya kembali mempertegas perannya sebagai kanal penguatan moderasi beragama melalui program dialog interaktif pada Senin pagi. Menghadirkan narasumber Ahmad Maududi, S.H.I., M.H.I., perwakilan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Surabaya, diskusi kali ini membedah topik: “Konstruksi Beragama: Kesalihan Sosial Era Society 5.0”.
Dalam sesi dialog tersebut, Ahmad Maududi menekankan bahwa di era Society 5.0, tantangan umat beragama bukan lagi sekadar menjaga ritual ibadah secara vertikal, melainkan bagaimana nilai-nilai agama tersebut terwujud dalam kecerdasan sosial di dunia digital maupun nyata
Ahmad Mudidi juga memaparkan data dari Badan Pusat Statistik yang menunjukkan tentang Indeks Kesalehan Sosial (IKS) Provinsi Jawa Timur tahun 2023 mencapai 73,63, meningkat 1,6 poin dari 72,03 pada tahun 2022. Angka ini melampaui target RKPD 2023 dan menunjukkan tren kenaikan konsisten sejak 2019, didorong oleh peningkatan kepedulian sosial serta lingkungan..
"Agama harus menjadi fondasi moral dalam pemanfaatan teknologi. Kesalihan seseorang di era sekarang tidak hanya diukur dari kekhusyukan ibadahnya, tetapi juga dari bagaimana ia menebar kedamaian dan validasi informasi di tengah derasnya arus disrupsi," ujar pria yang akrab disapa Gus Maududi tersebut.
Dalam diskusi tersebut, dirumuskan beberapa poin utama untuk membangun konstruksi beragama yang kokoh di Surabaya:
Literasi Digital sebagai Ibadah: Melawan berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian adalah bentuk kesalihan sosial modern.
Harmoni dalam Keberagaman: FKUB mendorong warga Surabaya untuk tidak hanya "mentoleransi" perbedaan, tetapi "berkolaborasi" antarumat beragama untuk kemajuan kota.
Agama yang Adaptif: Menggunakan teknologi untuk memperluas jangkauan dakwah yang menyejukkan, bukan yang memecah belah.
Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan RRI Surabaya dalam mendukung program pemerintah terkait moderasi beragama. Dengan menggandeng FKUB, diharapkan pesan-pesan perdamaian dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari generasi baby boomers hingga Gen Z yang sangat akrab dengan teknologi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....