Peran Mahasiswa Dorong Penguatan Manajemen dan Promosi Yurgafarm Surabaya
- 04 Mar 2026 20:02 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya : Kolaborasi antara dunia akademik dan kelompok tani urban kembali menunjukkan dampak positif bagi pengembangan usaha berbasis pangan lokal. Kali ini, mahasiswa Agribisnis dari dua perguruan tinggi di Surabaya berperan aktif mendukung penguatan manajemen produk serta promosi yang dijalankan oleh Yurgafarm Surabaya.
Mahasiswa Agribisnis Universitas Wijaya Putra, Ahmad Seswanto, terlibat langsung dalam pendampingan pengelolaan manajemen produk hasil usaha Yurgafarm. Pendampingan tersebut difokuskan pada produk utama berupa sayur-mayur segar, serta pengembangan produk turunan seperti sandwich, salad, dan keripik bayam Brazil agar memiliki nilai tambah dan daya saing.
“Yurgafarm sebenarnya sudah punya potensi besar dari sisi produksi. Saya mencoba membantu dari sisi manajemen produk, mulai dari penataan jenis produk, pengemasan, sampai bagaimana produk turunan ini bisa lebih bernilai dan diminati konsumen,” ujar Ahmad Siaswanto saat berbincang dengan RRI Surabaya dalam program Beranda Asta Cita Rabu 4 Maret 2026.
Menurutnya, pengelolaan manajemen yang lebih rapi akan membantu kelompok tani tidak hanya menjual hasil panen mentah, tetapi juga mengembangkan produk olahan sehat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat perkotaan. “Dengan pengolahan yang tepat, hasil tani bisa memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi anggota Yurgafarm,” ucapnya.
Sementara itu, peran penting dalam bidang promosi dan branding dijalankan oleh Diana Intansari, mahasiswa Agribisnis UPN Veteran Jawa Timur. Diana dipercaya mengelola media sosial Yurgafarm sebagai sarana memperkenalkan aktivitas, produk, serta program-program yang dimiliki kelompok tani tersebut kepada masyarakat luas.
“Media sosial menjadi pintu utama agar masyarakat bisa mengenal Yurgafarm. Saya mengelola konten agar aktivitas pertanian, produk pangan, dan nilai edukasinya bisa tersampaikan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami,” ucap Diana.
Selain mempromosikan produk, Diana juga memperkenalkan paket eduwisata Yurgafarm sebagai salah satu sumber tambahan pemasukan ekonomi dari sisi edukasi. Paket ini menawarkan pengalaman belajar langsung tentang pertanian, tanaman pangan, hingga praktik sederhana yang dipandu oleh anggota Yurgafarm Surabaya.
“Eduwisata ini punya potensi besar. Masyarakat tidak hanya datang untuk membeli produk, tetapi juga belajar tentang pangan sehat dan proses budidayanya. Ini nilai lebih yang perlu terus diperkenalkan,”ujarnya.
Lebih lanjut, Diana menuturkan bahwa pembuatan konten dilakukan secara kolaboratif bersama anggota Yurgafarm. “Kami bekerja sama membuat konten edukasi tentang tanaman pangan, cara menanam, hingga manfaat gizinya. Harapannya, media sosial Yurgafarm bisa menjadi sarana edukasi sekaligus promosi,” katanya.
Sinergi antara mahasiswa dan Yurgafarm Surabaya ini menjadi contoh nyata bagaimana peran generasi muda mampu mendorong penguatan manajemen usaha, inovasi produk, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi dan peningkatan ekonomi berbasis komunitas. Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan dampak berkelanjutan bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.