Belajar Sepanjang Hayat Kini Jadi Kebutuhan Hidup

  • 21 Feb 2026 09:49 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur menegaskan pentingnya budaya belajar sepanjang hayat bagi seluruh masyarakat. Konsep tersebut kini bukan lagi sekadar pilihan melainkan kebutuhan hidup di era modern.

Anggota Dewan Pendidikan Jatim, V. Luluk Prijambodo, dalam dialog Beranda Asta Cita Pro 1 Surabaya, Jumat, 20 Februari 2026, menjelaskan tantangan besar di tengah pesatnya perubahan teknologi. Masyarakat dituntut untuk terus adaptif agar tetap relevan dengan transformasi dunia kerja saat ini.

Kebijakan ini diperkuat melalui Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 mengenai kurikulum pembelajaran terbaru di Indonesia. Pemerintah mulai memperkenalkan pendekatan pembelajaran mendalam atau dikenal dengan istilah deep learning.

Luluk memerinci tiga prinsip utama dalam pendekatan pembelajaran mendalam untuk meningkatkan kualitas lulusan sekolah. Prinsip tersebut meliputi aspek kesadaran, bermakna, dan proses belajar yang menggembirakan bagi siswa.

Belajar harus didasari kesadaran bahwa ilmu pengetahuan berkembang sangat cepat setiap detiknya di dunia. Tanpa adanya kesadaran tersebut, individu akan tertinggal oleh kemajuan revolusi industri 4.0 saat ini.

Kearifan lokal juga menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara teknologi dan nilai kemanusiaan. Hal ini disampaikan sebagai upaya memperkuat fondasi karakter generasi bangsa di masa depan.

Sejalan dengan itu, KaProDi Pendidikan Bahasa Inggris UKWM Surabaya, Maria Josephine, turut memberikan pandangan pendukung. Ia menegaskan bahwa manusia secara hakiki adalah makhluk yang ditakdirkan untuk terus bertumbuh.

Maria menambahkan bahwa proses bertumbuh tersebut tidak terbatas pada fisik namun juga pola pikir. Kemampuan untuk selalu belajar harus dimiliki oleh setiap orang tanpa memandang batasan usia tertentu.

Dewan Pendidikan Jawa Timur berharap seluruh instansi pendidikan mulai mengintegrasikan ekosistem belajar yang berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah, kampus, dan sekolah menjadi kunci utama keberhasilan transformasi pendidikan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....