Sarpras Lengkap, Koperasi Kelurahan Kutisari Siap Beroperasi

  • 18 Feb 2026 16:10 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Sebanyak 1.135 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) telah terbentuk 100 persen seluruh Indonesia. Salah satunya adalah KDKMP Kelurahan Kutisari Surabaya. Secara bangunan dan lahan, telah memenuhi syarat yang ditentukan.

Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita meninjau KDKMP Kelurahan Kutisari bersama Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, Rabu 18 Februari 2026. Peninjauan ini dilakukan sebelum serah terima infrastruktur yang dibangun oleh TNI di bawah kewenangan Kodam V Brawijaya ini.

"Menata 1.135 KDKMP di seluruh Indonesia yang sudah terbangun 100 persen," katanya seusai meninjau bangunan KDKMP Kelurahan Kutisari Surabaya.

Kolaborasi TNI dengan Pemerintah Daerah, target pembangunan infrastruktur KDKMP se Indonesia berjumlah 80 ribu unit. Namun hingga saat ini masih terbangun sebanyak 30 ribuan unit. Diharapkan bisa tercapai sebelum Agustus 2026.

"Memang masih jauh dari harapan, tapi mudah-mudahan nanti di bulan Agustus kita bisa mencapai target kurang lebih 30.000, dan ini adalah kebangkitan ekonomi kerakyatan kita," imbuhnya.

Jenderal Tandyo mengapreiasi sejumlah sarana dan prasarana yang dimiliki oleh KDKMP Kelurahan Kutisari Surabaya ini. Tidak hanya bangunan dan fasilitas, namun juga dilengkapi tiga kendaraan operasional, yakni truck, pick up dan kendaraan angkut roda tiga.

"Teman-teman bisa lihat fasilitas yang ada di KDKMP ini dilengkapi dengan kendaraan roda empat, truck, kemudian ada Kaisar (roda tiga). Ini adalah miliknya masyarakat, miliknya rakyat, sehingga bisa menggerakkan ekonomi yang ada di tingkat bawah," terangnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menjelaskan, dari 8.494 KDKMP di Jatim, sekitar 380 unit yang sudah siap beroperasi 100 persen. Sisanya masih terkendala dengan lokasi ataupun lahan.

"Ada plan B-nya. Ada yang memang karena ini daerah padat penduduk sehingga di lingkungan tersebut tidak ada tanah sama sekali, itu nanti kita juga akan mencari," kata Emil.

Untuk kawasan padat penduduk, seperti di Kota Surabaya, sebanyaik 60 persen KDKMP telah terbentuk. Meski Kota Surabaya, maupun sejumlah daerah lainnya tercatat tidak memungkinkan membangun dengan luas lahan yang dipersyaratkan.

"Contoh di Kutisari luas tanah sekitar 1000 meter, paving disupport dari sini (kelurahan). Sedangkan bangunan ini luasnya sekitar 600 meter mayoritas untuk gudang," ujar Emil.

Bahkan, pada bangunan KDKMP Kelurahan Kutisari ini, terdapat prasarana pertokoan seperti minimarket modern. Tidak hanya itu, juga dilengkapi klinik, serta peralatan kasir yang terintegrasi dengan teknologi komunikasi.

"Di depan ada retail yang saya lihat jumlah raknya kapasitasnya bahkan lebih besar dari minimarket minimarket yang sering kita lihat. Dan ada klinik yang difungsikan bukan untuk revenue tapi justru untuk pelayanan," terangnya.

Emil menyebut, total sudah ada 400-an KDKMP dalam kooordinasi TNI melalui Kodam V Brawijaya dan segenap Kodim. "Alhamdulillah sudah terbangun full, nah masih ada tentunya ribuan lagi nih yang sedang on progress," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....