MBG Ramadhan Jaga Gizi Seimbang Pelajar

  • 18 Feb 2026 16:03 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan. Kebijakan ini menjadi bentuk konsistensi sekaligus komitmen pemerintah dalam memastikan pemenuhan gizi seimbang bagi pelajar, mulai jenjang PAUD hingga SMA, meski berlangsung di tengah perubahan pola makan saat berpuasa.

Anggota Bidang Kemitraan dan Kerjasama DPD Persagi Jawa Timur, Erni Ernawati, mengatakan pemberian MBG pada momen Ramadhan merupakan langkah strategis untuk menjaga status gizi anak usia sekolah. “Pemberian MBG di momen Ramadhan kepada para pelajar ini adalah bentuk konsistensi dan juga komitmen pemerintah untuk tetap memastikan terpenuhinya gizi seimbang anak-anak, mulai dari tingkat PAUD hingga SMA,” ujarnya dalam Dialog Aspirasi RRI Surabaya, Rabu, 18 Februari 2026 .

Ia menjelaskan, pelaksanaan program selama Ramadhan mengalami penyesuaian pada jenis menu. Mengacu arahan pemerintah, makanan yang diberikan berupa makanan kering agar lebih fleksibel dikonsumsi saat berbuka puasa.

Menu tersebut di antaranya susu, telur, buah, roti, serta bahan pangan lain yang telah ditetapkan melalui petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan dari Badan Gizi Nasional. “Menu yang disajikan sesuai arahan BGN adalah makanan kering seperti susu, telur, buah, roti, dan lainnya. Teknis dan juknisnya juga sudah diatur oleh Badan Gizi Nasional,” jelasnya.

Menurut Erni, perubahan skema ini menghadirkan tantangan tersendiri. Kebutuhan gizi setiap pelajar tetap harus dihitung secara tepat, menyesuaikan usia dan kebutuhannya masing-masing.

“Ini yang menjadi tantangan, karena harus dipikirkan dan dihitung berapa asupan gizi yang diperlukan masing-masing individu sesuai usianya, berdasarkan perhitungan ahli gizi dan juga kepala SPPG,” tegasnya.

Ia berharap, melalui perencanaan matang, pemberian MBG selama Ramadhan tetap mampu memenuhi kebutuhan nutrisi pelajar meski dijalankan dalam kondisi berpuasa. “Diharapkan pemberian MBG di momen Ramadhan ini tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi dan juga nutrisi teman-teman pelajar saat menjalankan ibadah puasa,” imbuhnya.

Erni turut mengapresiasi komitmen pemerintah dalam menjalankan program tersebut. Namun ia menekankan, keberhasilan MBG juga memerlukan dukungan lintas pihak. “Ini bentuk komitmen pemerintah yang tentunya harus diimbangi dengan dukungan kepala SPPG, ahli gizi, pihak sekolah, orang tua, dan juga pelajar itu sendiri,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....