IKAN Bagian Transformasi Aksi BNN Ciptakan Indonesia Bersinar

  • 12 Feb 2026 23:54 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Kepala BNN RI, Komjen. Pol. Suyudi Ario Seto, hadir pada peluncuran program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) dalam rangka Ananda Bersinar yang penyelenggaraannya berkolaborasi bersama Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Kamis, 12 Februari 2026. Kepala BNN RI, Komjen. Pol. Suyudi Ario Seto, menjelaskan bahwa program IKAN merupakan bagian dari transformasi aksi nasional BNN untuk menciptakan "Indonesia Bersinar" (Bersih Narkoba).

Ia memberikan apresiasi tinggi kepada Kemendikdasmen dan UNESA atas percepatan kurikulum ini yang kini menyasar murid mulai tingkat TK hingga SMA. "Kegiatan atau kurikulum integrasi antinarkoba ini akan diakselerasi ke seluruh sekolah di Indonesia. Mata pelajarannya masuk ke subjek yang sudah ada, seperti Biologi, Matematika, dan lainnya, sehingga tidak mengganggu atau menambah beban anak-anak kita," ujar Suyudi kepada awak media, Kamis, 12 Februari 2026.

Selain itu Ia berharap melalui pemahaman sejak dini, para murid sebagai calon pemimpin bangsa tidak terjerumus ke dunia narkoba yang mengancam kecerdasan dan kesehatan mereka. “Melalui peluncuran IKAN, BNN dan Kemendikdasmen berkomitmen mempercepat penyuluhan serta pelatihan bagi guru agar sekolah benar-benar menjadi benteng pertahanan bagi generasi masa depan yang kuat, hebat, dan bermartabat,” kata Suyudi.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN RI, Komjen. Pol. Suyudi Ario Seto, secara simbolis menyerahkan Buku Pedoman Integrasi Kurikulum Anti Narkoba di Satuan Pendidikan kepada Mendikdasmen. Buku ini dirancang sebagai panduan bagi sekolah di bawah naungan Kemendikdasmen maupun Kementerian Agama, dengan pendampingan dari penyuluh BNN di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Sementara itu, Rektor UNESA, Nurhasan, menekankan pentingnya aksi kolektif dalam implementasi di lapangan. “UNESA sebagai mitra strategis telah memulai praktik baik dengan mengintegrasikan materi program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) ke dalam ekosistem Labschool UNESA dan melakukan tes urin rutin bagi pimpinan serta mahasiswa,” katanya.

Adapun apresiasi atas implementasi nyata turut diberikan oleh Kepala BNN Provinsi Jawa Timur kepada Ketua Yayasan Dharma Wanita UNESA dan Ketua Lembaga Labschool UNESA. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Labschool UNESA mengintegrasikan kurikulum antinarkoba di seluruh jenjang pendidikan mereka, yang disaksikan langsung oleh Mendikdasmen, Kepala BNN, dan Rektor UNESA, Nurhasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....