Sekjen Kemenhub Tinjau Angkutan Lebaran di Terminal Purabaya
- 20 Mar 2026 13:02 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Sehari jelang Lebaran, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Sekjen Kemenhub), Arif Toha Tjahjagama meninjau Terminal Purabaya Surabaya, Jumat 20 Maret 2026.
Arif meninjau sejumlah sistem pelayanan, fasilitas, hingga menyapa para calon penumpang. Arif ingin memastikan, kenyamanan dan keselamatan para calon penumpang menjadi prioritas utama.
"Secara seluruhnya memang ini termasuk terminal yang paling baik ya, dari segi pengaturan jalurnya, bangunannya juga, sistemnya juga bagus. Jadi contohbagi terminal-terminal lain di Indonesia," katanya.
Arif sempat menyapa para calon penumpang yang ada di ruang tunggu, baik di lantai satu maupun lantai dua. Diantara yang sempat dikeluhkan para penumpang, adalah kurangnya pendingin pada ruang tunggu.
"Menyapa masyarakat menanyakan bagaimana pelayanan di sini. Alhamdulillah pada umumnya mereka merasa puas dengan pelayanan di Terminal Tipe A Purabaya ini," ujarnya.
Tampak situasi ruang tunggu tidak terlalu padat, begitu juga pada kursi setiap bus yang akan berangkat. Karena puncak arus mudik telah terlewati, tepatnya pada H-3 Lebaran yang mencapai 52 ribu orang.
"Sukurnya juga hari ini tidak terlalu padat ya. Cukup landai penumpangnya, karena puncaknya kemarin ya? H-3 kemarin puncaknya, ampai 52 ribu penumpang," terangnya.
Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Purabaya, Verie Sugiharto mengaku akan segera menindaklanjuti ketidaknyamanan di ruang tunggu. Salah satunya dengan segera memasang pendingin ruangan.
"Mungkin ke depannya dari beliau bisa menganggarkan untuk peng-AC-an ruang tunggu, agar ruang tunggu lebih nyaman lagi, katanya.
Dengan adanya fasilitas pendingin ruangan, sebagai salah satu bentuk layanan bagi calon penumpang. Apalagi mereka yang akan melakukan perjalanan jauh.
"Dan itu sangat penting juga karena mungkin ada penumpang yang ingin beristirahat sejenak, jadi bisa lebih nyaman di dalam ruang tugu," imbuhnya.
Sedangkan untuk pergerakan penumpang, saat ini sudah landai, yakni sekitar 30 ribuan orang yang memanfaatkan moda transportasi bus ini. "Karena sudah lantai, puncaknya H-3 kemarin ya. Mungkin nanti harus balik ya baru rame lagi," tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....