Hari ke Enam Arus Mudik, Bandara Juanda Catat Kenaikan Satu Persen Penumpang
- 18 Mar 2026 19:59 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Memasuki hari ke enam masa angkutan Lebaran 2026, Bandara Juanda mencatat kenaikan 1 persen penumpang. Seluruh jadwal masih on-scedule, sehingga tidak ada penumpukan penumpang.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, Rabu 18 Maret 2026 menjelaskan, pihaknya telah mengantisipasi bila terjadi penumpukan penumpang. Salah satunya adanya fasilitas ruang istirahat.
"Yang berbeda dari Lebaran tahun lalu, di Gate 8 ada satu pelayanan tambahan kita yaitu tempat istirahat type kapsul," katanya.
Meski tidak free, atau berbayar, Tohir memastikan, ruang istirahat ini jauh lebih murah dibanding penginapan lainnya. Bertype kapsul, yang muat untuk satu bahkan dua orang, penumpang cukup membayar Rp50 ribu per jam.
"Untuk para penumpang yang mungkin menunggu transit cukup lama, ataupun terdampak kalau ada delay. Cukup nyaman dan murah sekali dibanding tempat yang lain," ujarnya.
Fasilitas yang berbeda ini, mendapat apresiasi dari Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono. Tidak hanya meninjau sarana prasarana, BHS juga meninjau pelayanan selama masa Mudik Balik Lebaran 2026.
"Jadi hubnya itu ada di Bandara Juanda ini. Ini penting sekali, harus bisa mengantisipasi tentunya untuk arus mudik ataupun arus balik," terangnya.
Pada tinjauannya ini, BHS juga melihat jadwal penerbangan yang tepat waktu, karena jumlah pesawat dan penumpang belum ada kenaikan signifikan. Bahkan tiket destinasi tertentu terdapat diskon khusus.
"Jadi ini menunjukkan bahwa airline bersama bandara, kebetulan bandara men-discount airpot tax itu Rp50.000, sehingga harga tiket pesawat menjadi semakin murah, dan ini pasti bisa terjangkau," imbuhnya.
Sebagai hub para penumpang dari berbagai daerah bahkan negara, BHS mengapresiasi kesiapan layanan Bandara Juanda. Semua stakehokder berkolaborasi memastikan kenyamanan penumpang.
"Jadi ini cukup bagus antisipasi yang dilakukan Angkasa Pura bersama-sama dengan airline. Jadi operator, fasilitator, dan regulator yang mengatur dari sisi penjadwalan dan sebagainya," ungkapnya.
Berdasarkan data posko mudik balik di Bandara Juanda, tujuan terbanyak masih ke Jakarta, untuk penerbangan domestik. Sedangkan penerbangan internasional, didominasi menuju Kuala Lumpur, Malaysia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....