Jaga Stabilitas Transaksi, Bank Mandiri Siapkan Rp3 Triliun Uang Tunai di Jatim
- 17 Mar 2026 21:23 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, aktivitas perekonomian menunjukkan akselerasi seiring peningkatan belanja masyarakat dan mobilitas antar-kota. Permintaan kebutuhan pokok, transportasi, pariwisata, hingga layanan pembayaran digital meningkat signifikan.
Kondisi ini mendorong perputaran uang di sektor ritel, transportasi, dan logistik sehingga memerlukan kesiapan perbankan dalam menyediakan uang tunai, layanan pembayaran digital, serta manajemen likuiditas yang andal.
Sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3 menyiapkan uang tunai sebesar Rp3 triliun untuk pengisian ATM dan CRM pada periode 24 Februari–25 Maret 2026.
Nilai tersebut meningkat Rp200 miliar secara year on year dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,8 triliun, seiring proyeksi kenaikan transaksi masyarakat selama Ramadan hingga puncak arus mudik dan Idulfitri.
Regional CEO Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3, M. Ashidiq Iswara, mengatakan kesiapan ini dilakukan melalui perencanaan likuiditas yang prudent berbasis proyeksi transaksi serta optimalisasi infrastruktur distribusi dan teknologi.
“Penyediaan uang tunai ini merupakan wujud komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan sinergi terintegrasi di seluruh jaringan layanan kami, sehingga kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri dapat terpenuhi secara optimal,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa, 17 Maret 2026.
Untuk mendukung distribusi uang layak edar, Bank Mandiri juga berpartisipasi dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia. Program ini meliputi layanan penukaran uang Rupiah melalui pemesanan digital di aplikasi PINTAR BI, kas keliling, dan titik penukaran bersama perbankan di berbagai wilayah.
Sinergi ini diharapkan memastikan proses penukaran berlangsung tertib, aman, dan mendukung stabilitas sistem pembayaran.
Sementara itu, Theresia Pratiwi Hastari, Regional Business Partner Head menyampaikan, selain kesiapan uang tunai, Bank Mandiri memastikan seluruh kanal layanan elektronik beroperasi optimal selama libur Lebaran. Perseroan mengoperasikan 13.000 unit ATM/CRM dan 288.000 mesin EDC di seluruh Indonesia guna mendukung kelancaran transaksi nasabah.
Nasabah juga dapat memanfaatkan super aplikasi Livin’ by Mandiri yang telah digunakan 37,9 juta pengguna terdaftar.
Layanan ini menyediakan fitur cek saldo, transfer, pembayaran tagihan dan e-commerce, top up e-money dan e-wallet, pembayaran QRIS, hingga pemesanan tiket kereta, pesawat, dan tempat wisata melalui fitur Sukha.
“Dengan fitur top up Mandiri e-money pada Livin’ by Mandiri, nasabah yang melakukan perjalanan melalui jalan tol dapat melakukan pengisian saldo kapan saja dan di mana saja,” tambahnya.
Dari sisi ekosistem usaha, Livin’ Merchant dimanfaatkan pelaku UMKM, sementara Kopra by Mandiri digunakan segmen pebisnis untuk mendukung pengelolaan transaksi dan cash management secara terintegrasi.
Bank Mandiri juga membentuk tim monitoring teknologi informasi yang siaga 24 jam guna mengantisipasi lonjakan transaksi pada seluruh kanal pembayaran elektronik. Dengan langkah tersebut, perseroan optimistis dapat menjaga kepercayaan nasabah sekaligus memperkuat perannya dalam mendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H/2026 M.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....