PU Jamin Kemantapan Jalan Nasional jelang Mudik
- 12 Mar 2026 17:11 WIB
- Surabaya
RRI CO.ID, Surabaya - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kondisi jalan nasional di berbagai wilayah Indonesia siap digunakan masyarakat. Hingga saat ini, tingkat kemantapan jalan nasional tercatat mencapai sekitar 93,50 persen, sehingga sebagian besar ruas jalan berada dalam kondisi baik dan layak dilalui kendaraan.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti mengatakan, berbagai upaya pemeliharaan jalan telah dilakukan sejak jauh hari untuk memastikan jalur mudik dapat digunakan secara aman dan nyaman.
“Kementerian Pekerjaan Umum memastikan tingkat kemantapan jalan nasional mencapai sekitar 93,50 persen sehingga siap digunakan masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran,” ujar Diana saat menjadi narasumber dialog Aspirasi Pro1 RRI Surabaya, Kamis, 12 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pemerintah terus menjaga kondisi jalan melalui berbagai kegiatan pemeliharaan, seperti preservasi jalan, perbaikan perkerasan, penambalan lubang, serta pemeliharaan rutin pada jalur-jalur strategis yang menjadi lintasan utama pemudik.
Selain itu, Kementerian PU juga memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi potensi gangguan di jalur mudik. Koordinasi tersebut dilakukan bersama berbagai pihak, antara lain Basarnas, BMKG, kepolisian, serta pemerintah daerah dan dinas terkait, terutama dalam menghadapi kemungkinan bencana alam maupun cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi kondisi jalan.
Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum, panjang jaringan jalan nasional non tol di Indonesia mencapai sekitar 47.603 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah. Jalan nasional tersebut berperan penting menghubungkan pusat kegiatan nasional, ibu kota provinsi, hingga kawasan strategis yang mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah.
Untuk memastikan kelancaran perjalanan selama Lebaran, Kementerian PU juga menyiapkan tim tanggap darurat di lapangan yang dilengkapi personel, peralatan, serta material penanganan cepat apabila terjadi kerusakan jalan maupun kondisi darurat lainnya.
“Pada periode H-10 hingga H+10 Lebaran, kami menargetkan kondisi jalan nasional tetap fungsional dan mantap sehingga dapat mendukung mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik,” kata Diana.
Dengan tingkat kemantapan jalan yang tinggi serta kesiapsiagaan lintas instansi, pemerintah berharap jaringan jalan nasional dapat memberikan perjalanan yang aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran tahun ini.