Jasamarga Tingkatkan Kapasitas Tol Surabaya–Gempol untuk Kelancaran Mudik
- 07 Mar 2026 08:14 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – PT Jasamarga Transjawa Tol mempercepat pekerjaan peningkatan kapasitas di ruas Tol Surabaya–Gempol. Langkah ini dilakukan untuk memperlancar arus kendaraan sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan pengguna jalan.
Peningkatan kapasitas dilakukan melalui pelebaran lajur pada salah satu koridor penting jaringan Tol Trans Jawa. Hingga 2 Maret 2026, progres pekerjaan telah mencapai 62,30 persen.
Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan percepatan proyek dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas menjelang Idulfitri.
“Progres pekerjaan terus kami percepat agar dapat dimaksimalkan sebelum periode arus mudik dan balik Idulfitri,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 6 Maret 2026.
Ia menjelaskan pekerjaan konstruksi nantinya akan dihentikan sementara saat periode mudik. Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama mobilitas masyarakat meningkat.
Selama proses pekerjaan pelebaran berlangsung, perusahaan juga menerapkan rekayasa lalu lintas. Koordinasi dilakukan bersama pihak terkait agar kendaraan tetap dapat melintas dengan aman dan nyaman.
Ruas Tol Surabaya–Gempol memiliki panjang sekitar 43 kilometer. Jalur ini menjadi penghubung penting antara Surabaya dengan wilayah Sidoarjo, Pasuruan hingga Malang.
Selain mendukung mobilitas masyarakat, ruas tol tersebut juga berperan penting dalam aktivitas industri dan logistik di Jawa Timur. Tingginya volume kendaraan menjadikan peningkatan kapasitas jalan sebagai langkah strategis.
Perbaikan infrastruktur juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata. Akses menuju kawasan wisata seperti Malang, Batu hingga kawasan pegunungan Bromo–Tengger–Semeru menjadi semakin mudah dijangkau.
PT Jasamarga Transjawa Tol menyatakan akan terus memperkuat keandalan infrastruktur jalan tol. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan konektivitas antardaerah tetap terjaga dan perjalanan pengguna jalan berlangsung aman serta lancar.