Juanda dan Purabaya Siaga Angkutan Lebaran 2026

  • 04 Mar 2026 09:32 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo - Bandara Internasional Juanda dan Terminal Tipe A Purabaya memastikan kesiapan operasional, fasilitas, serta kelaikan armada guna mengantisipasi lonjakan pergerakan penumpang selama arus mudik dan balik yang secara nasional diproyeksikan meningkat tajam.

‎Muhammad Tohir General Manager Bandara Internasional Juanda menegaskan, seluruh aspek pelayanan telah dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari terminal penumpang hingga sistem keamanan penerbangan.

‎“Kami memastikan seluruh aspek operasional dan fasilitas dalam kondisi siap, mulai dari terminal penumpang, area check-in, ruang tunggu, sistem keamanan, hingga kesiapan personel pelayanan. Pada prinsipnya, kami berkomitmen penuh menjaga standar pelayanan, keamanan, dan keselamatan penerbangan selama periode Angkutan Lebaran 2026,” kata Tohir dalam keterangan yang diterima Rabu 4 Maret 2026.

‎Kesiapan tersebut dilakukan menyusul tingginya potensi mobilitas masyarakat pada musim Lebaran tahun ini. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan yang disampaikan Menteri Perhubungan, secara nasional diproyeksikan sebanyak 143,91 juta orang akan melakukan perjalanan selama periode Lebaran 2026.

‎Tak hanya sektor penerbangan, penguatan layanan transportasi darat di kawasan penyangga bandara juga dilakukan. Di Terminal Tipe A Purabaya, pengelola melakukan serangkaian pembenahan infrastruktur dan pengecekan armada untuk memastikan keselamatan penumpang.

‎Verie Sugiharto, Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Purabaya, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan Ramp Check (RAM check) terhadap bus pariwisata di sekitar terminal guna memastikan kelaikan jalan armada.

‎“Yang pertama kita lakukan adalah RAM check pada bus pariwisata di sekitar Terminal Purabaya untuk menghadapi libur panjang masa Lebaran ini. Armada diusahakan sudah layak jalan. Jika ada kendala perizinan dari PO, akan kami bantu tindak lanjuti ke Direktorat Angkutan,” ujar Verie.

‎Selain pemeriksaan armada, perbaikan fasilitas fisik juga dilakukan, terutama di pintu keluar bus AKAP dan AKDP. Perbaikan meliputi pengecoran beton landasan di ujung gerbang agar lebih nyaman dilalui kendaraan bus.

‎Di area kedatangan bus, pengelola melakukan pembenahan papan nama jurusan, peninggian trotoar, pemasangan pagar, serta perbaikan RAM di atas gorong-gorong yang sebelumnya mengalami kerusakan. Jalur pejalan kaki dari titik penurunan bus kota hingga drop-off mobil pribadi juga ditinggikan untuk mencegah genangan air saat hujan.

‎“Peninggian jalur pejalan kaki ini untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, baik yang turun dari bus kota maupun kendaraan pribadi, sehingga saat hujan tidak terjadi genangan,” jelas Verie.

‎Koordinasi lintas instansi turut diperkuat melalui pendirian pos-pos kesehatan bersama BPJS Kesehatan, Jasa Raharja, serta unsur terkait lainnya. Pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengunjung dan pengemudi disiapkan, termasuk pengecekan tekanan darah, gula darah, kadar alkohol, hingga tes urine bagi sopir.

‎“Semua ini dimaksudkan untuk menjamin keselamatan. Pengemudinya harus sehat dan armadanya juga layak jalan, sehingga perjalanan mudik bisa berlangsung aman dan nyaman,” tegasnya.

‎Dengan kesiapan terpadu antara sektor udara dan darat, Juanda dan Purabaya optimistis mampu menghadapi lonjakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026, sekaligus menjaga standar pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....