Menhub Perkirakan Jumlah Pemudik Tahun 2026 Capai 144 Juta Orang

  • 20 Feb 2026 14:00 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi jumlah pemudik pada tahun 2026 ini mencapai 144 juta orang. Angka tersebut lebih rendah atau turun sebesar 1,75 persen dibandingkan tahun 2025 lalu.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi saat di Surabaya, Jumat 20 Februari 2026 menjelaskan, pada tahun 2025 lalu jumlah pemudik diprediksi 146 juta. Namun realisasi pergerakan masyarakatnya mencapai 154 juta.

"Kalau secara nasional, perkiraan kami berdasarkan survei ada 143,7 juta orang yang akan melakukan perjalanan. Lebih rendah 1,75% dibandingkan tahun 2025, berdasarkan survei ya," jelasnya.

Meski demikian, Kemenhub tetap melakukan antisipasi. Karena pada tahun 2025 lalu, jumlah pergerakan pemudik lebih tinggi dari jumlah perkiraan. "Namun kemungkinan akan terjadi kenaikan, itu harus juga kita antisipasi," katanya.

Untuk menghindari penumpukan pemudik, Pemerintah telah menerapkan Work from Arrangement atau Work from Anywhere (WFA). Kebijakan ini diterapkan pada dua kali, dan telah disetujui oleh Presiden dan Kemenpan RB.

"Adalah tanggal 16-17 maret untuk di awal pada saat mudik, kemudian arus balik adalah pada tanggal 25, 26, 27 maret," imbuhnya.

Dengan diberlakukannya WFA, Menhub berharap lalu lintas atau kepadatan bisa terdistribusi tidak hanya pada tanggal-tanggal tertentu. Tapi pada semua tanggal yang bisa digunakan oleh masyarakat.

Selain itu, untuk memperlancar arus mudik Lebaran 2026, Kemenhub juga akan memaksimalkan jalur tol. Pihaknya telah koordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polri, untuk menerapkan berbagai skema, mulai dari contraflow, one way, maupun ganjil-genap.

"Itu akan dilakukan secara terpadu dipimpin oleh Korlantas, nanti setiap Polda yang ada di Jawa itu akan melakukan koordinasi dengan Korlantas," pesannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....