Menhub Pimpin Rapat Kesiapan Angkutan Lebaran di Jatim
- 20 Feb 2026 12:33 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) memastikan, kelancaran dan ketersediaan angkutan pada arus mudik Lebaran 2026. Kepastian itu dimatangkan dalam Rapat Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 di Wilayah Jatim, Jumat 20 Februari 2026.
Rapat dihadiri Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Hadir juga Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, dan Komandan Kodaeral V Surabaya Laksda TNI Ali Triswanto.
Gubernur Khofifah menjelaskan, rapat koordinasi teknis ini untuk membangun sinergi, guna memastikan kelancaran maupun keamanan penyelenggaraan angkutan Lebaran. Baik angkutan darat, laut, maupun udara dan juga kereta api. Tujuannya, masyarakat dapat mudik dengan selamat.
"Tentu kita membangun sinergi semaksimal mungkin, sedetail mungkin, untuk memastikan bahwa penyelenggaraan angkutan Lebaran baik darat, laut, maupun udara, kereta api maupun tol, semuanya bisa berjalan aman, lancar, dan selamat membahagiakan semuanya," katanya.
Dalam rapat tersebut, ada sejumlah hal yang menjadi perhatian dan juga perlunya Langkah antisipasi. Seperti kemacetan akibat bertambahnya volume kendaraan, maupun lokasi lokasi wisata. Mengingat libur Lebaran, juga berdekatan dengan libur hari raya Nyepi.
"Oleh karena itu, seluruh titik-titik yang harus diantisipasi, termasuk hari-hari besar yang harus diantisipasi, karena tanggal 19 itu Hari Nyepi," ujarnya.
Libur Lebaran yang berdekatan dengan hari raya Nyepi, maka Pemprov Jatim melalui Dinas Perhubungan (Dishub) juga melakukan Langkah teknis antisipasi. Karena dipastikan sebelum perayaan, diperkirakan sudah ada pergerakan arus mudik, khsusunya dari Bali ke Jawa.
"Saudara kita banyak yang melakukan mudik dari Bali, dan begitu juga masyarakat Jawa dan Jawa Timur juga bergerak ke Bali yang akan wisata dan seterusnya. Tentu semua harus diantisipasi," imbuhnya.
Menhub Dudy Purwagandhi mengapresiasi persiapan yang dilakukan oleh Pemprov Jatim, baik dari Dishub maupun Ditlantas Polda Jatim. Dengan kesiapan yang detail, Menhub optimis Jatim mampu mengantisipasi segala situasi saat operasional nanti.
"Saya melihat bahwa persiapan yang dilakukan oleh Provinsi Jawa Timur di bawah koordinasi dari Ibu Gubernur sudah sangat baik. Tinggal kita nanti bersiap dalam pelaksanaan operasionalnya," tuturnya.
Kemenhub memberlakukan penyelenggaraan masa angkutan Lebaran mulai tanggal 13 - 29 Maret 2026. Menhub juga akan menindaklanjuti apa yang menjadi sorotan Gubernur Jatim, yakni titik titik penyebrangan yang berdasarkan evaluasi ahun 2025 dirasa masih kurang.
"Beberapa catatan tadi sebagaimana disampaikan oleh Ibu Gubernur sudah kami akan tindaklanjuti. Beberapa titik-titik yang dipandang perlu seperti tadi penyeberangan, itu juga kami akan lakukan permintaan untuk menambah kapal dan sebagainya," jelasnya.
Melalui rapat koordinasi teknis ini, baik penyelenggaraan angkutan Lerbaran maupun Nyepi, dapat berlajan dengan lancer. Selain itu, masyarakat dapat merayakan Lebaran maupun Nyepi dengan selamat dan Bahagia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....